Laporan media menunjukkan bahwa Toyota Motor Corporation dan BMW Group telah menjalin kemitraan komprehensif. Toyota akan memasok BMW dengan komponen utama seperti tangki hidrogen, sementara BMW berencana meluncurkan kendaraan sel bahan bakar hidrogen yang diproduksi massal dalam beberapa tahun ke depan. Kedua belah pihak juga bermaksud mengembangkan infrastruktur pengisian bahan bakar hidrogen bersama di Eropa.
Toyota secara aktif memajukan pengembangan kendaraan bertenaga hidrogen, dengan tujuan menjual 200.000 unit di pasar utama seperti China dan Eropa pada tahun 2030. Perusahaan tersebut telah merilis kendaraan sel bahan bakar hidrogen Mirai, dengan harga panduan resmi sebesar 748.000 yuan.
Di sisi lain, BMW sebelumnya bereksperimen dengan kendaraan mesin pembakaran dalam yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar tetapi kini telah mengalihkan fokusnya ke kendaraan sel bahan bakar hidrogen. Perusahaan percaya bahwa mengubah hidrogen menjadi listrik lebih layak, dan memiliki preferensi teknis yang serupa dengan Toyota.
Dalam beberapa tahun terakhir, Haima Automobile juga telah memulai pengembangan kendaraan sel bahan bakar hidrogen dan menandatangani perjanjian kerangka kerja sama dengan Toyota pada bulan Maret tahun lalu untuk berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan serta industrialisasi kendaraan sel bahan bakar hidrogen.



