Tembaga bekas, sebagai sumber daya terbarukan yang penting, memegang posisi signifikan dalam rantai industri tembaga. Sumber utama bahan baku tembaga di Tiongkok termasuk konsentrat tembaga domestik dan impor, anoda tembaga impor, dan skrap anoda tembaga daur ulang. Menurut data SMM, pada tahun 2023, volume peleburan skrap tembaga mencapai sebanyak 13,42% dari pasokan bahan baku tembaga Tiongkok.
Ada banyak jenis tembaga bekas, yang dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori berbeda berdasarkan sumber, kandungan tembaga, dan faktor lainnya:
1. Klasifikasi Berdasarkan Sumber
Tembaga Baru Bekas: Jenis tembaga ini terutama berasal dari limbah yang dihasilkan selama produksi, pemrosesan, dan pemanfaatan tembaga, seperti slag dan lumpur anoda dari proses peleburan, serta barang cacat industri dan potongan bekas dari proses pemrosesan. Sebagian besar tembaga baru bekas didaur ulang secara internal oleh pabrik yang menghasilkan limbah dan tidak masuk ke pasar dalam jumlah besar.
Tembaga Bekas Lama: Tembaga bekas lama mengacu pada produk tembaga bekas yang dibuang setelah digunakan, seperti kabel dan kawat, peralatan rumah tangga lama, serta limbah konstruksi. Setelah didaur ulang dan dibongkar, tembaga bekas ini menjadi sumber logam tembaga yang penting.
2. Klasifikasi Berdasarkan Kandungan Tembaga
Tembaga cerah tanpa lapisan terdiri dari kawat tembaga murni yang bersih, tidak berlapis, tidak berlapis, dan tidak teroksidasi; tembaga kabel bekas (Cu>99,5%) termasuk kabel tembaga tegangan rendah dan tinggi; tembaga motor, juga dikenal sebagai kawat enamel, digunakan untuk menghasilkan gulungan motor dan memiliki pernis isolasi di permukaannya. Setelah didaur ulang, dapat digunakan untuk membuat kawat enamel baru atau komponen elektronik lainnya. Skrap tembaga #1 terutama terdiri dari tembaga bebas oksigen, tembaga teroksidasi, dan kotoran logam lainnya, dengan kandungan tembaga bebas oksigen lebih besar dari 99,95%. Skrap tembaga #2 memiliki kandungan kotoran logam seperti besi, timah, nikel, dan seng yang lebih tinggi, dan kandungan tembaga lebih rendah dibandingkan skrap tembaga #1. Granul tembaga adalah partikel kecil yang dipulihkan dari kabel dan kawat bekas, terutama digunakan untuk peleburan atau daur ulang, dan diklasifikasikan ke dalam granul tembaga #1, #2, dan #3.
Selain itu, kuningan, yang merupakan paduan tembaga-seng, juga banyak beredar di pasar, terutama berasal dari impor. Harga kuningan bervariasi menurut negara, dengan kuningan terbaik adalah kuningan Amerika, diikuti oleh kuningan Eropa, kuningan Asia Tenggara, dan sebagainya.
Singkatnya, ada banyak jenis tembaga bekas. Tembaga bekas ini memiliki karakteristik dan nilai penggunaan yang berbeda dalam proses daur ulang dan pemanfaatannya, menjadikannya sumber daya penting untuk mendorong perkembangan berkelanjutan dari rantai industri tembaga.



