Pada Juli 2024, China mengimpor 2,165 juta mt konsentrat dan bijih tembaga, turun 6,3% MoM, naik 9,6% YoY. Dari Januari hingga Juli, impor kumulatif bijih dan konsentrat tembaga mencapai 16,064 juta mt, naik 4,5% YoY.
Dari segi pasokan, peningkatan impor konsentrat tembaga terutama berasal dari Chili, Ekuador, Spanyol, dan Filipina. Pada Juli 2024, China mengimpor 815.600 mt konsentrat tembaga dari Chili, naik 3,1% MoM, naik 62,7% YoY, dengan peningkatan MoM sebesar 24.500 mt. China mengimpor 65.900 mt konsentrat tembaga dari Ekuador, naik 100,87% MoM, naik 78,58% YoY, dengan peningkatan MoM sebesar 33.100 mt. China mengimpor 61.600 mt konsentrat tembaga dari Spanyol, naik 130,92% MoM, naik 31,19% YoY, dengan peningkatan MoM sebesar 34.900 mt. China mengimpor 53.100 mt konsentrat tembaga dari Filipina, naik 222,86% MoM, naik 376,34% YoY, dengan peningkatan MoM sebesar 36.600 mt.
Mengenai penurunan impor konsentrat tembaga, pada Juli 2024, China mengimpor 410.200 mt konsentrat tembaga dari Peru, turun 16,14% MoM, turun 27,13% YoY, dengan penurunan MoM sebesar 78.900 mt. China mengimpor 71.000 mt konsentrat tembaga dari Serbia, turun 35,63% MoM, turun 27,49% YoY, dengan penurunan MoM sebesar 39.300 mt. China mengimpor 20.700 mt konsentrat tembaga dari Brasil, turun 62,75% MoM, naik 22,88% YoY, dengan penurunan MoM sebesar 34.800 mt. China mengimpor 900 mt konsentrat tembaga dari Arab Saudi, dengan penurunan MoM sebesar 44.300 mt.



