In May, Indonesian stainless steel exports increased by approximately 0.92% MoM, with exports to developed countries rising [SMM Analysis]

Telah Terbit: Jul 23, 2024 11:24
Sumber: SMM
In May 2024, Indonesia exported about 157,800 mt of stainless steel to China, an increase of approximately 28,800 mt MoM, up about 22.36% MoM and about 60.37% YoY.

In May 2024, Indonesia exported about 157,800 mt of stainless steel to China, an increase of approximately 28,800 mt MoM, up about 22.36% MoM and about 60.37% YoY.

Among the top ten export destinations in May, exports to China Taiwan, Vietnam, and India decreased MoM, while exports to other countries or regions increased. Overall, May exports recovered but was still below March levels. In May, domestic stainless steel futures and spot prices fluctuated upwards, and market transactions were active. Indonesian exports to Italy and Turkey increased by approximately 3,100 mt and 4,100 mt compared to April, up about 30.32% MoM and 32.94% MoM, respectively. It is understood that local stainless steel mills in Italy and Turkey had low operating rates due to losses from high energy and raw material prices. In Q2, some end-user industries entered the construction period, driving local stainless steel consumption, and imports of stainless steel from China and Indonesia increased. Indonesian exports to South Korea in May increased by approximately 4,300 mt, up about 69.69% MoM, the largest increase in May. In May, POSCO's No. 4 blast furnace, with an annual capacity of 3.1 million mt, was still under maintenance. Entering the active manufacturing season, South Korea's import demand recovered in the short term. It is understood that the maintenance is expected to be completed by late June, but it still takes time to ramp up production. Therefore, short-term demand for Indonesian stainless steel may continue to rise. In June, Indonesian stainless steel production fell, affected by tight raw material supply. In addition, with frequent rainfall, which may impact transportation, it is expected that Indonesian total stainless steel exports in June may decline.

In May, Indonesian stainless steel scrap exports were about 4,100 mt, up about 68.60% MoM but down about 5.09% YoY; stainless steel billet exports were about 121,200 mt, up about 4.04% MoM and about 39.36% YoY; HRC exports were about 163,100 mt, down about 5.86% MoM but up about 44.54% YoY; CRC exports were about 114,700 mt, up about 6.50% MoM and about 24.36% YoY; stainless steel wire rod exports were about 3.23 mt, down about 52.15% MoM but up about 236.70% YoY.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
15 jam yang lalu
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Baca Selengkapnya
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Indonesia telah mengonfirmasi rincian pelaksanaan Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) No. 21/2026, yang berlaku untuk pemberitahuan pabean ekspor (PPE) mulai 1 September 2026. Pemerintah mengidentifikasi 64 eksportir pertambangan, atau sekitar 12% dari 537 eksportir yang ditinjau, saat ini memenuhi kriteria kelayakan. Eksportir yang memenuhi syarat harus berbadan hukum PT Indonesia, bergerak di sektor pertambangan, dan memiliki setidaknya satu pemegang saham dari negara yang ditetapkan, yaitu AS, Tiongkok, Hong Kong, Australia, atau Kanada, dengan kepemilikan saham minimal 10%. Daftar eksportir yang memenuhi syarat akan ditinjau setiap bulan. Pemerintah juga telah menetapkan 15 bank valuta asing untuk penempatan DHE SDA berdasarkan Pasal 18A, yang terdiri dari lima bank BUMN dan 10 bank non-BUMN. Hal ini memungkinkan eksportir yang memenuhi syarat untuk menempatkan DHE SDA yang diwajibkan pada bank non-BUMN yang ditunjuk, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola hasil ekspor.
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
16 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 03 Sep 2026.
16 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
17 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Baca Selengkapnya
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
[SMM Kilat Nikel] Berita 3 September: Meskipun harga nikel mengalami rebound, pasar NPI kadar tinggi sulit untuk membalikkan fundamentalnya yang lemah, dan pasar kekurangan likuiditas. Pabrik baja terus mempertahankan tingkat harga yang dapat diterima di kisaran rendah, dan selisih harga yang signifikan masih terjadi antara penawaran hulu dan tingkat harga psikologis pabrik baja. Premi untuk kargo unit nikel tinggi telah menyempit secara signifikan, dan sebagian besar lembaga masih memiliki pandangan bearish terhadap pasar forward.
17 jam yang lalu