Telah Terbit: Jul 10, 2024 08:38
On the 8th of this month, the Ministry of Ecology and Environment issued a letter soliciting opinions on the revised draft of the Announcement on the Regulation of the Import Management of Scrap Copper and Copper Alloy Raw Materials, Scrap Aluminum and Aluminum Alloy Raw Materials (Revised Draft for Solicitation of Opinions). The draft emphasizes that scrap copper and copper alloy raw materials, scrap aluminum and aluminum alloy raw materials that meet the requirements of the attached tables do not belong to solid waste and can be freely imported. Scrap metal raw materials that do not meet the requirements of the attached tables are prohibited from being imported. If the customs finds that the imported scrap metal raw materials are suspected to be solid waste, they may entrust professional institutions to conduct attribute identification. If they are identified as solid waste, they will be managed in accordance with the relevant provisions of solid waste.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
9 jam yang lalu
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
Baca Selengkapnya
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
9 jam yang lalu
Xinjiang Boyuan Aluminum Memajukan Proyek Kapasitas Tahunan 150.000 MT di Zona Ekonomi Zhundong
9 jam yang lalu
Xinjiang Boyuan Aluminum Memajukan Proyek Kapasitas Tahunan 150.000 MT di Zona Ekonomi Zhundong
Baca Selengkapnya
Xinjiang Boyuan Aluminum Memajukan Proyek Kapasitas Tahunan 150.000 MT di Zona Ekonomi Zhundong
Xinjiang Boyuan Aluminum Memajukan Proyek Kapasitas Tahunan 150.000 MT di Zona Ekonomi Zhundong
Xinjiang Boyuan Aluminum Co., Ltd. sedang mengupayakan penuh percepatan pembangunan proyek produk aluminium setengah jadi tipe baru dengan kapasitas tahunan 150.000 ton. Berlokasi di Taman Industri Hilir Aluminium Huoshaoshan, Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Zhundong Xinjiang, proyek ini memiliki total investasi 180 juta yuan dan mencakup area seluas 64 mu. Direncanakan akan dibangun dua bengkel produksi terstandar dengan total luas lantai 23.000 m². Dari segi konfigurasi lini produksi, proyek ini akan dilengkapi dengan dua lini produksi batang aluminium, delapan lini produksi gulungan dan strip aluminium cor-giling, serta satu lini produksi gulungan dan strip aluminium canai dingin. Setelah sepenuhnya selesai dan beroperasi, proyek ini diharapkan mencapai kapasitas produksi tahunan sebesar 60.000 ton kawat aluminium dan 90.000 ton gulungan aluminium.
9 jam yang lalu
[Tinjauan Harian Harga ADC12] Harga aluminium berjangka berfluktuasi di level tinggi; ADC12 spot menguat
10 jam yang lalu
[Tinjauan Harian Harga ADC12] Harga aluminium berjangka berfluktuasi di level tinggi; ADC12 spot menguat
Baca Selengkapnya
[Tinjauan Harian Harga ADC12] Harga aluminium berjangka berfluktuasi di level tinggi; ADC12 spot menguat
[Tinjauan Harian Harga ADC12] Harga aluminium berjangka berfluktuasi di level tinggi; ADC12 spot menguat
[Komentar Harian Harga ADC12: Futures Aluminium Konsolidasi di Level Tinggi, Spot ADC12 Konsolidasi Menguat] Kontrak aluminium paduan 2611 dibuka pada 23.430 yuan/mt hari ini, turun ke level terendah intraday 23.320 yuan/mt di mana ia menemukan dukungan sebelum berangsur pulih, berfluktuasi dalam kisaran 23.320-23.560 yuan/mt sepanjang hari, dan ditutup pada 23.435 yuan/mt, naik 0,11%.
10 jam yang lalu