Telah Terbit: Jun 20, 2024 17:16
【Annual Output of 25,000 tons of Lithium Carbonate Recovery Production Line Officially Put into Operation】On June 18th, the kiln of the annual output of 25,000 tons of lithium carbonate production line of Aneng Ganfeng was officially put into operation. The total investment of the project is planned to be 7 billion yuan, and a 150,000 tons/year lithium carbonate production line will be built in three stages. Among them, the first phase of the annual output of 50,000 tons of lithium carbonate project with a total investment of 2.5 billion yuan is expected to be put into operation with materials in August this year. After all three phases of the project are completed and reach their designed capacity, the annual output value is expected to reach 15 billion yuan. The lithium carbonate project of Aneng Ganfeng, developed by Shanghai Aneng and Jiangxi Ganfeng Lithium Industry Co., Ltd., is a lithium carbonate processing section of the whole industry chain project signed by Linwu County and Shanghai Aneng, including lithium-containing polymetallic ore mining and beneficiation, lithium carbonate and lithium battery production.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
7 jam yang lalu
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
Baca Selengkapnya
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
7 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
8 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[India Domestik] Pasar baja domestik India mengalami pergerakan harga yang beragam secara harian dengan harga baja jadi dan baja setengah jadi bergerak lebih rendah. Harga skrap lebur Alang naik sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 386,83 USD/ton (36.700 INR/ton) ex-yard Alang. Harga 8Ani (12mm) tidak berubah pada 443,75 USD/ton (42.100 INR/ton) ex-yard Alang. Harga besi spons PDRI turun sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 313,05 USD/ton (29.700 INR/ton) EXW Bellary. Harga besi spons PDRI turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 310,94 USD/ton (29.500 INR/ton) EXW Raipur. Harga rebar naik sebesar 1,05 USD/ton (100 INR/ton) menjadi 525,96 USD/ton (49.900 INR/ton) EXW Mumbai. Rebar Raipur turun sebesar 5,27 USD/ton (500 INR/ton) menjadi 470,10 USD/ton (44.600 INR/ton) EXW Raipur. Billet Raipur turun sebesar 4,22 USD/ton (400 INR/ton) menjadi 442,70 USD/ton (42.000 INR/ton) EXW Raipur. Ingot turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 488,02 USD/ton (46.300 INR/ton) EXW Mandi.
8 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
8 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Baca Selengkapnya
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Aktivitas industri India terus tumbuh pada Juli 2026, dengan Indeks Produksi Industri (IPI) naik 6,7% YoY, dibandingkan 8,8% pada Juni. Meskipun pertumbuhan melambat, Juli mencatat pertumbuhan IPI tertinggi kedua sejak Desember 2025, menunjukkan aktivitas industri tetap relatif kuat. Untuk pasar baja domestik, manufaktur, barang modal, dan infrastruktur tetap menjadi area penting untuk dicermati karena merupakan pendorong utama permintaan baja.
8 jam yang lalu