Supply Concerns Revisited, Copper Prices Rebound Overnight [SMM Copper Morning Comment]

Telah Terbit: Jun 20, 2024 09:42
Overnight, LME copper opened at $9,780/mt, rose slightly to a session high of $9,815.5/mt at the beginning, then dropped slightly to a session low of $9,742/mt during the day. By the end of the trading session, it rebounded and closed at $9,785/mt, up 0.68%, with a trading volume of 16,000 lots and open interest of 319,000 lots.

Overnight, LME copper opened at $9,780/mt, rose slightly to a session high of $9,815.5/mt at the beginning, then dropped slightly to a session low of $9,742/mt during the day. By the end of the trading session, it rebounded and closed at $9,785/mt, up 0.68%, with a trading volume of 16,000 lots and open interest of 319,000 lots. The most-traded SHFE copper contract (2407) opened at ¥79,270/mt, dropped slightly to a session low of ¥78,940/mt at the beginning, then rose to a session high of ¥79,490/mt by the end of the trading session, and finally closed at ¥79,400/mt, up 1.19%, with a trading volume of 23,000 lots and open interest of 149,000 lots. On the macro front, according to external news on June 19, the latest report from the World Bureau of Metal Statistics showed that in April 2024, the global refined copper supply shortage was 120,900 mt due to a decline in copper mine production from Anglo American. The market focus has once again shifted to supply shortages, leading to a rebound in copper prices overnight. On the fundamentals side, after the contract rollover, the premium fell back again, downstream consumption did not show significant improvement, and warrant trading also occupied some spot demand. Overall, although concerns about copper ore shortages have re-emerged, the continuous increase in copper stocks indicates weak demand, and copper prices may lack the momentum to continue rising. Today, attention will be on the interest rate decisions from China and the UK, as well as US labor data.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
3 jam yang lalu
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Baca Selengkapnya
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Data CME menunjukkan probabilitas mempertahankan suku bunga tetap di Juli naik menjadi 84,5% (kenaikan 15,5%), dan probabilitas kenaikan suku bunga 25 bp di September sebesar 55,1%. “Kredibilitas hawkish” Warsh bergeser dari sempat diragukan menjadi dipercaya pasar. Keputusan suku bunga besok pukul 02.00 + konferensi pers Warsh pukul 02.30 akan jadi penentu.
3 jam yang lalu
Produksi Tembaga dan Seng Republik Demokratik Kongo Meningkat pada Maret 2026, Output Kumulatif Mencapai Rekor Tertinggi
3 jam yang lalu
Produksi Tembaga dan Seng Republik Demokratik Kongo Meningkat pada Maret 2026, Output Kumulatif Mencapai Rekor Tertinggi
Baca Selengkapnya
Produksi Tembaga dan Seng Republik Demokratik Kongo Meningkat pada Maret 2026, Output Kumulatif Mencapai Rekor Tertinggi
Produksi Tembaga dan Seng Republik Demokratik Kongo Meningkat pada Maret 2026, Output Kumulatif Mencapai Rekor Tertinggi
Data yang dirilis bank sentral DRC menunjukkan bahwa pada Maret 2026, produksi tembaga DRC sebesar 302.188 metrik ton, dengan produksi kumulatif Januari hingga Maret mencapai 843.955 metrik ton. Data tersebut juga menunjukkan produksi seng negara itu pada Maret sebesar 20.991 metrik ton, dengan produksi kumulatif Januari hingga Maret sebesar 62.974 metrik ton.
3 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
3 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Baca Selengkapnya
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional Kazakhstan menunjukkan bahwa ekspor katoda tembaga dan paduan tembaga tanpa tempa negara itu mencapai 165.260 ton dari Januari hingga Mei 2026, naik 17,2% YoY dibandingkan 165.260 ton pada periode yang sama tahun 2025. Dari sisi nilai ekspor, total ekspor mencapai US$2,307 miliar, naik 58,6% YoY dari US$1,454 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Turki menjadi tujuan ekspor terbesar untuk produk tembaga Kazakhstan (105.598 ton), disusul oleh Tiongkok (65.369 ton) dan Britania Raya (15.939 ton). Kazakhstan juga mengekspor 3.175 ton ke UEA dan 3.101 ton ke Thailand.
3 jam yang lalu