Survey and brief analysis of aluminum smelters’ in-plant alumina inventories by province in May

Telah Terbit: Jun 18, 2024 09:42
Sumber: SMM
According to SMM's statistics in early June, the total alumina inventories at aluminum smelters nationwide amounted to 2.8815 million mt.

According to SMM's statistics in early June, the total alumina inventories at aluminum smelters nationwide amounted to 2.8815 million mt. In May, the national aluminum output was 3.632 million mt, with a daily output of 117,200 mt. After being converted, the number of days of in-plant alumina inventories at aluminum smelters nationwide in early June was 12.78 days.

By region:

In the North-west China regions such as Ningxia, Qinghai, Gansu, and Xinjiang, the aluminum smelters had stable long-term orders recently, and some smelters in the North-west China had small-scale dip buying earlier, resulting in relatively stable inventory levels. The average in-plant alumina inventories duration was 15-30 days. In Liaoning and Inner Mongolia, some aluminum smelters had poor long-term order supply, leading to lower in-plant alumina inventory levels than in previous years, with an average inventory duration of 7-15 days.

In regions such as Shanxi, Henan, Shandong, Guangxi, Guizhou, and Chongqing, where alumina capacity is relatively concentrated, the long-term order supply was relatively stable. Out of cost reduction considerations, the in-plant alumina inventories duration was relatively low, averaging around 5-12 days.

In Yunnan, due to the steady progress of production resumption and some capacity yet to reach full production in the short term, the in-plant alumina inventories were sufficient, maintaining a stable inventory duration of over 20 days.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga aluminium sedikit terkoreksi, nada lemah tidak berubah [Ulasan harian aluminium spot SMM China Selatan]
27 menit yang lalu
Harga aluminium sedikit terkoreksi, nada lemah tidak berubah [Ulasan harian aluminium spot SMM China Selatan]
Baca Selengkapnya
Harga aluminium sedikit terkoreksi, nada lemah tidak berubah [Ulasan harian aluminium spot SMM China Selatan]
Harga aluminium sedikit terkoreksi, nada lemah tidak berubah [Ulasan harian aluminium spot SMM China Selatan]
27 menit yang lalu
Wanfeng Auto Laporkan Penurunan Pendapatan dan Laba Semester I 2026, Fokus pada Paduan Aluminium/Magnesium Berkelanjutan
52 menit yang lalu
Wanfeng Auto Laporkan Penurunan Pendapatan dan Laba Semester I 2026, Fokus pada Paduan Aluminium/Magnesium Berkelanjutan
Baca Selengkapnya
Wanfeng Auto Laporkan Penurunan Pendapatan dan Laba Semester I 2026, Fokus pada Paduan Aluminium/Magnesium Berkelanjutan
Wanfeng Auto Laporkan Penurunan Pendapatan dan Laba Semester I 2026, Fokus pada Paduan Aluminium/Magnesium Berkelanjutan
Pada 25 Agustus, Wanfeng Auto Wheel mengumumkan laporan tengah tahunan 2026. Pada semester pertama 2026, perusahaan mencatat total pendapatan operasional sebesar 7,481 miliar yuan, turun 0,18% YoY; laba bersih yang diatribusikan kepada induk perusahaan sebesar 418 juta yuan, turun 16,46% YoY. Produk komponen logam ringan perusahaan berfokus pada paduan aluminium/magnesium. Di antaranya, kapasitas tahunan velg aluminium ringan melebihi 44 juta set, berkomitmen pada riset dan pengembangan, manufaktur, penjualan, dan layanan purnajual velg aluminium kelas atas untuk mobil dan sepeda motor, mencapai posisi terdepan global di segmen tersebut. Selama periode pelaporan, perusahaan terus mendorong produksi rendah karbon dan ramah lingkungan serta penerapan energi hijau secara menyeluruh, mempercepat penggantian aluminium berbasis tenaga termal dengan aluminium berbasis tenaga air serta penggunaan aluminium sekunder.
52 menit yang lalu
Anshun Menyetujui Laporan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Proyek Produksi Aluminium Baru
52 menit yang lalu
Anshun Menyetujui Laporan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Proyek Produksi Aluminium Baru
Baca Selengkapnya
Anshun Menyetujui Laporan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Proyek Produksi Aluminium Baru
Anshun Menyetujui Laporan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Proyek Produksi Aluminium Baru
Baru-baru ini, Biro Ekologi dan Lingkungan Hidup Kota Anshun mengeluarkan pengumuman pasca-persetujuan mengenai laporan analisis dampak lingkungan untuk proyek dengan produksi tahunan 42.000 ton batang kawat aluminium serta 40.000 ton penggulungan ulang kawat aluminium, pembuatan pelet, dan blok aluminium cor. Sesuai dengan ketentuan yang relevan dalam prosedur persetujuan analisis dampak lingkungan untuk proyek konstruksi, setelah peninjauan, Biro Ekologi dan Lingkungan Hidup Kota Anshun telah membuat keputusan persetujuan atas laporan analisis dampak lingkungan untuk proyek dengan produksi tahunan 42.000 ton batang kawat aluminium serta 40.000 ton penggulungan ulang kawat aluminium, pembuatan pelet, dan blok aluminium cor. Keputusan persetujuan tersebut dengan ini diumumkan kepada publik, dengan masa pengumuman dari 24 Agustus 2026 hingga 30 Agustus 2026 (7 hari). Proyek ini berlokasi di Kawasan Industri Tsingshan, Kota Caiguan, Distrik Xixiu, Kota Anshun, Provinsi Guizhou. Proyek ini merupakan proyek konstruksi baru yang akan dibangun oleh Anshun Zhongtai Maolisen Alloy Aluminum Manufacturing Co., Ltd. Isi konstruksi utama proyek ini adalah sebagai berikut: proyek ini menyewa pabrik yang sudah ada milik Zhongtai Xinbo Aluminum Co., Ltd., dengan luas lantai 5.560 m². Isi konstruksi utama mencakup pembangunan satu lini produksi untuk 42.000 ton batang kawat aluminium serta 40.000 ton penggulungan ulang kawat aluminium, pembuatan pelet, dan blok aluminium cor, beserta pemasangan fasilitas dan peralatan lini produksi terkait.
52 menit yang lalu