Telah Terbit: Apr 14, 2024 17:39

[14 Departments: Strive to Accelerate the Elimination of National III and Below Emission Standard Passenger Cars by 2025]

The Ministry of Commerce and 14 other departments issued the "Action Plan to Promote the Replacement of Consumer Goods with New Ones", which was released to the public on April 12th. By increasing policy guidance and support, efforts will be made to accelerate the elimination of national III and below emission standard passenger cars by 2025, and to further increase the market share of energy-efficient household appliances. The amount of scrapped cars to be recycled is expected to grow by 50% compared to 2023, and the amount of waste home appliances to be recycled is expected to increase by 15%. By 2027, the amount of scrapped cars to be recycled is expected to double from 2023, and the volume of second-hand car transactions is expected to increase by 45% compared to 2023, while the amount of waste home appliances to be recycled is expected to grow by 30% from 2023.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
6 jam yang lalu
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
Baca Selengkapnya
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
6 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
6 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[India Domestik] Pasar baja domestik India mengalami pergerakan harga yang beragam secara harian dengan harga baja jadi dan baja setengah jadi bergerak lebih rendah. Harga skrap lebur Alang naik sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 386,83 USD/ton (36.700 INR/ton) ex-yard Alang. Harga 8Ani (12mm) tidak berubah pada 443,75 USD/ton (42.100 INR/ton) ex-yard Alang. Harga besi spons PDRI turun sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 313,05 USD/ton (29.700 INR/ton) EXW Bellary. Harga besi spons PDRI turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 310,94 USD/ton (29.500 INR/ton) EXW Raipur. Harga rebar naik sebesar 1,05 USD/ton (100 INR/ton) menjadi 525,96 USD/ton (49.900 INR/ton) EXW Mumbai. Rebar Raipur turun sebesar 5,27 USD/ton (500 INR/ton) menjadi 470,10 USD/ton (44.600 INR/ton) EXW Raipur. Billet Raipur turun sebesar 4,22 USD/ton (400 INR/ton) menjadi 442,70 USD/ton (42.000 INR/ton) EXW Raipur. Ingot turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 488,02 USD/ton (46.300 INR/ton) EXW Mandi.
6 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
7 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Baca Selengkapnya
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Aktivitas industri India terus tumbuh pada Juli 2026, dengan Indeks Produksi Industri (IPI) naik 6,7% YoY, dibandingkan 8,8% pada Juni. Meskipun pertumbuhan melambat, Juli mencatat pertumbuhan IPI tertinggi kedua sejak Desember 2025, menunjukkan aktivitas industri tetap relatif kuat. Untuk pasar baja domestik, manufaktur, barang modal, dan infrastruktur tetap menjadi area penting untuk dicermati karena merupakan pendorong utama permintaan baja.
7 jam yang lalu