More than 25 manufacturers are interested in buying nickel from Australian company Nickel Industries

Telah Terbit: Apr 9, 2024 17:52
More than 25 global car and battery makers have expressed interest in buying nickel from its new plant in Indonesia, Australian-listed company Nickel Industries CEO Justin Werner said on Tuesday. The company's new high-pressure acid leaching (HPAL) smelter in Sulawesi will be completed in the second half of 2025 with an annual capacity of 7-80,000 tonnes.

According to foreign power news on April 9, Justin Werner, CEO of Australian-listed Nickel Industries, said on Tuesday that more than 25 global car and battery manufacturers expressed interest in buying nickel from its new plant in Indonesia.

The company's new high-pressure acid leaching (HPAL) smelter in Sulawesi will be completed in the second half of 2025 with an annual capacity of 7-80,000 tonnes.

"We attracted a lot of interest, but we weren't in a hurry to make a decision," Werner said. ”

Thanks to its low cost advantages, Indonesia has become a major supplier of nickel, accounting for more than half of the world's nickel production, and is expected to account for nearly three-quarters of global supply by the end of the decade.

Nickel Industries' HPAL plant will produce nickel cathode, as well as nickel cobalt hydroxide (MHP) and nickel sulphate used to make electric vehicle batteries.

The company is also looking for investors to sell up to a 25 percent stake in the plant.

Last year, oversupply caused nickel prices to fall by 45%, putting pressure on high-cost producers, including the world's top miner BHP Billiton and other Australian companies, who have called for a "green premium" on low-carbon nickel.

The London Metal Exchange (LME) has set 20 tonnes of carbon dioxide (CO2) per tonne of nickel as the threshold for low-carbon nickel, and Nickel Industries' HPAL plant will produce about 8 tonnes of CO2 for 1 tonne of nickel.

"We want to have a green premium and we are very confident that we will qualify," Werner said. But he added that car and battery makers don't want to pay a green premium. "They want lower prices," he said.

Australian mining tycoon Andrew Forrest said last month that the LME should divide its contracts into clean and non-clean categories to give customers more choice.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
15 jam yang lalu
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Baca Selengkapnya
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Indonesia telah mengonfirmasi rincian pelaksanaan Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) No. 21/2026, yang berlaku untuk pemberitahuan pabean ekspor (PPE) mulai 1 September 2026. Pemerintah mengidentifikasi 64 eksportir pertambangan, atau sekitar 12% dari 537 eksportir yang ditinjau, saat ini memenuhi kriteria kelayakan. Eksportir yang memenuhi syarat harus berbadan hukum PT Indonesia, bergerak di sektor pertambangan, dan memiliki setidaknya satu pemegang saham dari negara yang ditetapkan, yaitu AS, Tiongkok, Hong Kong, Australia, atau Kanada, dengan kepemilikan saham minimal 10%. Daftar eksportir yang memenuhi syarat akan ditinjau setiap bulan. Pemerintah juga telah menetapkan 15 bank valuta asing untuk penempatan DHE SDA berdasarkan Pasal 18A, yang terdiri dari lima bank BUMN dan 10 bank non-BUMN. Hal ini memungkinkan eksportir yang memenuhi syarat untuk menempatkan DHE SDA yang diwajibkan pada bank non-BUMN yang ditunjuk, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola hasil ekspor.
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
16 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 03 Sep 2026.
16 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
17 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Baca Selengkapnya
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
[SMM Kilat Nikel] Berita 3 September: Meskipun harga nikel mengalami rebound, pasar NPI kadar tinggi sulit untuk membalikkan fundamentalnya yang lemah, dan pasar kekurangan likuiditas. Pabrik baja terus mempertahankan tingkat harga yang dapat diterima di kisaran rendah, dan selisih harga yang signifikan masih terjadi antara penawaran hulu dan tingkat harga psikologis pabrik baja. Premi untuk kargo unit nikel tinggi telah menyempit secara signifikan, dan sebagian besar lembaga masih memiliki pandangan bearish terhadap pasar forward.
17 jam yang lalu
More than 25 manufacturers are interested in buying nickel from Australian company Nickel Industries - Shanghai Metals Market (SMM)