China DMC production dipped by 6.97% MoM in November with more temporary maintenance

Telah Terbit: Dec 8, 2023 17:51
SMM data showed that Chinese DMC output dipped 6.97% MoM to 173,600 mt in November.

SMM data showed that Chinese DMC output dipped 6.97% MoM to 173,600 mt in November. The operating rate of the industry was down 5.62 percentage points MoM to 75.22% in November. The reasons for the output slip in November was falling downstream orders and domestic DMC plants’ low operating rate amid more temporary maintenance.
SMM believed that DMC output in December will mainly fluctuate slightly within a small range. December will see restart of some production lines from maintenance and start-up of new capacity, while current demand will be sluggish. Under this circumstance, inventory pressure will increase. Meanwhile, stable costs will exert higher pressure on DMC plants who suffered losses. Therefore, DMC plants will lower operating rate, or even temporarily shut down units.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
14 menit yang lalu
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Baca Selengkapnya
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
[SMM Flash] Tambang Litium Gwanda di Zimbabwe telah menginvestasikan US$5 juta dalam pabrik pengolahan tantalum dan niobium yang dirancang untuk memulihkan litium, tantalum, dan niobium dari aliran bijih yang sama. Menurut perusahaan, sirkuit pemrosesan baru ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 300 ton konsentrat tantalit dan niobium per tahun, menciptakan aliran pendapatan mineral tambahan dari material yang sebelumnya hanya mengalami pengolahan lokal terbatas. Investasi ini sejalan dengan strategi Zimbabwe yang lebih luas untuk meningkatkan pemrosesan mineral dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada ekspor produk mineral mentah. Bagi pasar tantalum, perkembangan ini patut dicatat karena dapat memasukkan material Afrika yang mengandung tantalum yang telah diolah lebih lanjut ke dalam rantai pasokan, sekaligus menunjukkan potensi pemulihan tantalum sebagai produk sampingan dari operasi litium. Dampak pasar aktual akan bergantung pada produksi yang terealisasi, kadar konsentrat, dan penjualan komersial setelah sirkuit pemrosesan beroperasi dalam skala penuh.
14 menit yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu