With intensive maintenance in various regions, operating rate of BF steel mils kept dipping

Telah Terbit: Nov 6, 2023 11:11
Sumber: SMM
The average operating rate of BF steel mills was down 0.44 percentage points WoW at 90.94% last week, SMM survey showed.

The average operating rate of BF steel mills was down 0.44 percentage points WoW at 90.94% last week, SMM survey showed. The average capacity utilisation rate stood at 92.53%, up 0.05 percentage points WoW. The daily average pig iron production of sample steel mills was 2.2019 million mt, down 1,100 mt WoW. Last week saw maintenance of 9 BFs and restart of 6 BFs. Stricter environmental protection-related production restrictions in some areas of North China tipped some steel mills into maintenance. In addition, in spite of rising steel prices, steel mills still suffered losses, leading to maintenance of several BFs. In a word, the average operating rate of BF steel mills dipped last week, dragging down pig iron output.

According to SMM tracking, suffering long period of losses, some steel mills stated that they will carry out annual maintenance in advance in the near future. Therefore, a drop in operating rate of BF and pig iron output will linger.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
4 menit yang lalu
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
[Indonesia] Setelah sepekan pergerakan harga slab di pasar, harga kini bertahan stabil di 480 USD/ton FOB. Hal ini karena, meskipun permintaan sebenarnya terus meningkat, sebagian pembeli masih bersikap menunggu. Di satu sisi, sebagian pembeli menunggu sinyal harga dari pabrik Vietnam; di sisi lain, sebagian memantau harga berjangka Tiongkok. Jika arah yang jelas muncul dari salah satu sisi, pasar dapat bergerak kembali — terutama jika harga berjangka Tiongkok naik, yang dapat mendorong pembeli mengambil posisi beli. Untuk saat ini, harga berjangka sedikit turun, dan pasar terus menunggu perkembangan lebih lanjut.
4 menit yang lalu
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
13 menit yang lalu
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
Baca Selengkapnya
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
13 menit yang lalu
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
17 menit yang lalu
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
[Iran] Pasar baja setengah jadi Iran baru-baru ini menunjukkan perbedaan yang jelas antara sektor domestik dan ekspor. Pada segmen billet, perdagangan ekspor tetap lesu akibat kendala pengiriman, meningkatnya risiko maritim, dan mendinginnya permintaan regional, dengan penawaran ekspor melemah ke 410–415 dolar AS/ton FOB dan transaksi yang disepakati terbatas pada konsinyasi tongkang 10.000–15.000 ton atau lot regional kecil; sebaliknya, pasar domestik tampil kuat, didorong oleh depresiasi tajam mata uang lokal dan kekurangan listrik musim panas. Pada segmen slab, kuotasi ekspor sedikit menurun ke 420 dolar AS/ton FOB; namun, risiko geopolitik yang parah, pengawasan kepatuhan yang ketat oleh pemilik kapal, dan keharusan mengalihkan pengiriman melalui Oman atau UEA secara signifikan meningkatkan biaya logistik dan ketidakpastian pemenuhan, membuat minat beli luar negeri membeku dan pasar tanpa kesepakatan besar.
17 menit yang lalu