SMM daily comment on imported iron ore market (Aug 25)

Telah Terbit: Aug 28, 2023 14:57
Sumber: SMM
The most-traded DCE 2401 iron ore contract closed up 0.55% at 827 yuan/mt last Friday.

SHANGHAI, Aug 28 (SMM) –

The most-traded DCE 2401 iron ore contract closed up 0.55% at 827 yuan/mt last Friday. Traders’ selling activity went along with market fluctuation, while steel mills purchased goods in a prudent mood. Iron ore market activity appeared moderate last Friday. The transaction prices of PB fines were 890-895 yuan/mt in Shandong, down 5 yuan/mt on the day, and were 885-894 yuan/mt /mt in Tangshan, down 1-10 yuan/mt on the day. The transaction prices of PB fines in Tangshan were 840 yuan/mt. As of August 25, iron ore inventories across 35 ports tracked by SMM totaled 117.11 million mt, down 230,000 mt WoW, but up 19.11 million mt YoY. Boosted by high pig iron output, the daily average imported ore shipments from the 35 ports added 9,000 mt on a weekly basis to 3.183 million mt this week, marking three-week increase in a row. This also unveiled red-hot demand for iron ore, supporting the rise in ore prices. Next week, demand for iron ore will remain high, but may diminish to a certain extent on the implementation of policy on crude steel output reduction. It is expected that prices of iron ore will appear volatile.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
2 menit yang lalu
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya
[Indonesia] Setelah sepekan pergerakan harga slab di pasar, harga kini bertahan stabil di 480 USD/ton FOB. Hal ini karena, meskipun permintaan sebenarnya terus meningkat, sebagian pembeli masih bersikap menunggu. Di satu sisi, sebagian pembeli menunggu sinyal harga dari pabrik Vietnam; di sisi lain, sebagian memantau harga berjangka Tiongkok. Jika arah yang jelas muncul dari salah satu sisi, pasar dapat bergerak kembali — terutama jika harga berjangka Tiongkok naik, yang dapat mendorong pembeli mengambil posisi beli. Untuk saat ini, harga berjangka sedikit turun, dan pasar terus menunggu perkembangan lebih lanjut.
2 menit yang lalu
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
10 menit yang lalu
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
Baca Selengkapnya
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
Pengumuman Tender Ferrosilikon, Ferromangan Karbon Tinggi (Penitipan Kedua) Perusahaan Mesin Bensteel Group
10 menit yang lalu
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
14 menit yang lalu
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
[SMM Baja] Kemacetan Pengiriman dan Risiko Geopolitik Memperketat Perdagangan Ekspor Baja Setengah Jadi Iran
[Iran] Pasar baja setengah jadi Iran baru-baru ini menunjukkan perbedaan yang jelas antara sektor domestik dan ekspor. Pada segmen billet, perdagangan ekspor tetap lesu akibat kendala pengiriman, meningkatnya risiko maritim, dan mendinginnya permintaan regional, dengan penawaran ekspor melemah ke 410–415 dolar AS/ton FOB dan transaksi yang disepakati terbatas pada konsinyasi tongkang 10.000–15.000 ton atau lot regional kecil; sebaliknya, pasar domestik tampil kuat, didorong oleh depresiasi tajam mata uang lokal dan kekurangan listrik musim panas. Pada segmen slab, kuotasi ekspor sedikit menurun ke 420 dolar AS/ton FOB; namun, risiko geopolitik yang parah, pengawasan kepatuhan yang ketat oleh pemilik kapal, dan keharusan mengalihkan pengiriman melalui Oman atau UEA secara signifikan meningkatkan biaya logistik dan ketidakpastian pemenuhan, membuat minat beli luar negeri membeku dan pasar tanpa kesepakatan besar.
14 menit yang lalu