Copper prices plummeted as China economic data disappointed market

Telah Terbit: Aug 21, 2023 14:34
Sumber: SMM
Last week, a barrage of Chinese economic data, including the industrial added value, total retail sales of social commodities, fixed asset investment, real estate investment and commercial housing sales as well as unemployment rate issued by the National Bureau of Statistics, disappointed the market.

Last week, a barrage of Chinese economic data, including the industrial added value, total retail sales of social commodities, fixed asset investment, real estate investment and commercial housing sales as well as unemployment rate issued by the National Bureau of Statistics, disappointed the market. This came after the Purchasing Managers' Index (PMI), Consumer Price Index (CPI), Producer Price Index (PPI) as well as commodity import and export data indicated that China's domestic demand is still weak with excess supply, and economic recovery is slow. The market's confidence in China's economic development has thus been depressed, weighing on the Chinese yuan.

The People's Bank of China lowered the reverse repurchase, medium-term and standing lending rates but that failed to bolster the weakening market confidence in China's economic development. US retail sales in July rose 0.7%, exceeding the expected 0.4% growth, and marking the largest increase since January 2023. The US index rose rapidly after the data was released. The "horror data" show that the US economy is still in expansion. And market expectations for a soft landing of the US economy grew. As such, the US dollar index will remain strong in the short term. The moderate GDP growth in the eurozone in the second quarter was in line with market expectations. On fundamentals, the pick-up in orders raised operating rates at copper rod plants using copper cathode as raw material last week.

In aggregate, copper prices will lack the impetus to rise. Consumption will remain resilient. Aggressive downstream purchases amid lower copper prices, together with the low social inventory, will underpin copper prices. The most active SHFE copper contract prices are expected to move between 67,000-68,500/mt this week, and LME copper will trade between $8,100-8,450/mt. Spot premiums in Shanghai are expected to fall to 300-550 yuan/mt this week.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Situasi Timur Tengah berulang kali tarik-menarik; tembaga LME dan SHFE sedikit menguat pada sesi malam [Komentar Pagi Tembaga SMM]
6 menit yang lalu
Situasi Timur Tengah berulang kali tarik-menarik; tembaga LME dan SHFE sedikit menguat pada sesi malam [Komentar Pagi Tembaga SMM]
Baca Selengkapnya
Situasi Timur Tengah berulang kali tarik-menarik; tembaga LME dan SHFE sedikit menguat pada sesi malam [Komentar Pagi Tembaga SMM]
Situasi Timur Tengah berulang kali tarik-menarik; tembaga LME dan SHFE sedikit menguat pada sesi malam [Komentar Pagi Tembaga SMM]
6 menit yang lalu
ACG Ekspansi Sulfida Gediktepe Menghasilkan Konsentrat Tembaga dan Seng Pertama; Produksi Penuh Ditargetkan Akhir 2026
14 jam yang lalu
ACG Ekspansi Sulfida Gediktepe Menghasilkan Konsentrat Tembaga dan Seng Pertama; Produksi Penuh Ditargetkan Akhir 2026
Baca Selengkapnya
ACG Ekspansi Sulfida Gediktepe Menghasilkan Konsentrat Tembaga dan Seng Pertama; Produksi Penuh Ditargetkan Akhir 2026
ACG Ekspansi Sulfida Gediktepe Menghasilkan Konsentrat Tembaga dan Seng Pertama; Produksi Penuh Ditargetkan Akhir 2026
ACG Metals mengumumkan pada 1 September bahwa tambang Gediktepe di Türkiye memproduksi konsentrat tembaga pertamanya pada 31 Agustus, menandai dimulainya fase peningkatan produksi. Perusahaan akan meningkatkan throughput secara bertahap dan mengoptimalkan kinerja pabrik, dengan target produksi penuh pada akhir 2026. Target produksi tahunan kondisi tunak Gediktepe adalah 20.000–25.000 ton setara tembaga. Pengumuman lengkap tersebut juga mengonfirmasi bahwa tambang itu memproduksi konsentrat seng pertamanya pada Agustus 2026, meskipun tanggal spesifik dan volumenya tidak diungkapkan. SMM memperkirakan produksi seng dalam konsentrat tambang tersebut sekitar 10.000–15.000 ton seng terkandung pada 2026.
14 jam yang lalu
[ Analisis SMM ] Panduan Visual Laporan Semester 2026 dari 19 Pabrik Peleburan Tembaga
14 jam yang lalu
[ Analisis SMM ] Panduan Visual Laporan Semester 2026 dari 19 Pabrik Peleburan Tembaga
Baca Selengkapnya
[ Analisis SMM ] Panduan Visual Laporan Semester 2026 dari 19 Pabrik Peleburan Tembaga
[ Analisis SMM ] Panduan Visual Laporan Semester 2026 dari 19 Pabrik Peleburan Tembaga
14 jam yang lalu
Copper prices plummeted as China economic data disappointed market - Shanghai Metals Market (SMM)