[Ke Mana Perginya 2 Triliun Yuan dalam Simpanan Rumah Tangga?]
Data keuangan bulan Mei dirilis, dan topik "migrasi deposito" kembali menyita perhatian pasar. Data yang baru dirilis bank sentral menunjukkan, setelah penurunan sebesar 1,94 triliun yuan pada April, simpanan rumah tangga terus menyusut sebesar 110 miliar yuan pada Mei, sehingga total pengurangan selama dua bulan mencapai 2,05 triliun yuan. Ini menjadi kejadian langka dalam hampir satu dekade terakhir di mana simpanan rumah tangga mencatat pertumbuhan negatif selama dua bulan berturut-turut. Dalam periode yang sama, deposito di lembaga keuangan non-bank meningkat total 3,61 triliun yuan, dengan efek "jungkat-jungkit" yang masih berlangsung. Fenomena lain yang menarik perhatian luas adalah pengurangan utang (deleveraging) yang terus berlanjut di sektor rumah tangga: pada Mei, pinjaman rumah tangga berkurang 141,2 miliar yuan, dengan penurunan year-on-year yang melebar 195,2 miliar yuan (dibandingkan peningkatan 54 miliar yuan pada periode yang sama tahun lalu). Para ahli industri berulang kali menyatakan bahwa aliran simpanan rumah tangga ke lembaga non-bank hanya mengubah struktur deposito perbankan, dan tren ini justru mencerminkan pendalaman pasar keuangan Tiongkok. Sinyal positif yang lebih layak dicermati adalah seiring dengan terus melambatnya laju pertumbuhan simpanan rumah tangga, "kesenjangan gunting" antara pertumbuhan tersebut dengan pertumbuhan M2 (uang beredar luas) terus menyempit dan bertahan negatif selama lima bulan berturut-turut, menunjukkan tren mobilisasi dana marjinal. Sebagian sumber institusi meyakini bahwa siklus modal dari rumah tangga ke perusahaan dan lembaga non-bank mulai bergulir kembali, membangun momentum bagi perbaikan siklus ekonomi domestik.