Key Takeaway from SMM 2023 Indonesia Nickel and Cobalt Industry Chain Conference: Macquarie Group Says Nickel Demand Growth Will Outpace Lithium, with Battery Being Major Driver

Telah Terbit: May 31, 2023 14:05
Sumber: SMM
SHANGHAI, May 31 (SMM) - At the SMM 2023 Indonesia Nickel and Cobalt Industry Chain Conference, Jim Lennon, senior commodity consultant at Macquarie Group, made a detailed analysis of Indonesia's role in meeting the soaring demand for nickel.

SHANGHAI, May 31 (SMM) - At the SMM 2023 Indonesia Nickel and Cobalt Industry Chain Conference, Jim Lennon, senior commodity consultant at Macquarie Group, made a detailed analysis of Indonesia's role in meeting the soaring demand for nickel.

Jim Lennon said that global nickel supply growth has been strong in recent years, contributed by Indonesia. Nickel is currently a value-added product that contributes significantly to Indonesia's export earnings. Indonesia's planned total nickel production capacity currently exceeds 5 million mt/year, compared with global nickel production of 3.1 million mt in 2022. After losing 100,000 mt of nickel production in 2021 due to the pandemic and other factors, Indonesia began to increase production capacity to catch up. From 2022 to 2029, Indonesia's nickel production will account for more than 75% of the global supply.

Demand for nickel in batteries is expected to grow strongly through 2030. The future race for high-nickel batteries means that demand growth for nickel is likely to outpace that for lithium, with cobalt lagging behind.

Total global EV demand for primary mines will peak in mid-2030 as secondary mines emerge - thus concerns of depleting reserves are less of a concern.

The supply of Indonesian nickel will no longer be an issue, but the type of supply and restrictions will become the main issue. Strong Indonesian supply and slowing demand caused global nickel supply to record a surplus ofr the first time in 2022. What was in surplus was not (LME deliverable) nickel metal, but rather NPI and ferronickel. Prices of LME and SHFE nickel saw an unprecedented premium over NPI and ferronickel. Considering the underutilization of nickel production capacity in Indonesia, the market may continue to be in surplus in the next five years.

Stainless steel dominates the use of nickel, and batteries are the second-largest use of nickel and nickel demand from batteries is growing rapidly. In 2022-2023, nickel use in battery and stainless steel declined due to the use of NPI and intermediate products, leading to a surplus of nickel.

Global markets are increasingly concerned about dependence on Indonesian nickel supply from a state dependence (including Chinese control) and ESG perspective. Indonesia now needs to carefully manage the next phase of nickel supply growth against a backdrop of growing concerns over the “localization” of battery supply chains in North America and Europe. Significant regional price variations for nickel battery raw materials (mainly sulphates) are increasingly likely, with potential premiums for non-Indonesian/Chinese materials also increasing.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
12 jam yang lalu
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Baca Selengkapnya
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Indonesia telah mengonfirmasi rincian pelaksanaan Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) No. 21/2026, yang berlaku untuk pemberitahuan pabean ekspor (PPE) mulai 1 September 2026. Pemerintah mengidentifikasi 64 eksportir pertambangan, atau sekitar 12% dari 537 eksportir yang ditinjau, saat ini memenuhi kriteria kelayakan. Eksportir yang memenuhi syarat harus berbadan hukum PT Indonesia, bergerak di sektor pertambangan, dan memiliki setidaknya satu pemegang saham dari negara yang ditetapkan, yaitu AS, Tiongkok, Hong Kong, Australia, atau Kanada, dengan kepemilikan saham minimal 10%. Daftar eksportir yang memenuhi syarat akan ditinjau setiap bulan. Pemerintah juga telah menetapkan 15 bank valuta asing untuk penempatan DHE SDA berdasarkan Pasal 18A, yang terdiri dari lima bank BUMN dan 10 bank non-BUMN. Hal ini memungkinkan eksportir yang memenuhi syarat untuk menempatkan DHE SDA yang diwajibkan pada bank non-BUMN yang ditunjuk, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola hasil ekspor.
12 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
13 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 03 Sep 2026.
13 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
14 jam yang lalu
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Baca Selengkapnya
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
Harga Nikel Pulih, tetapi Pasar NPI Kadar Tinggi Tertekan Fundamental Lemah dan Likuiditas Rendah
[SMM Kilat Nikel] Berita 3 September: Meskipun harga nikel mengalami rebound, pasar NPI kadar tinggi sulit untuk membalikkan fundamentalnya yang lemah, dan pasar kekurangan likuiditas. Pabrik baja terus mempertahankan tingkat harga yang dapat diterima di kisaran rendah, dan selisih harga yang signifikan masih terjadi antara penawaran hulu dan tingkat harga psikologis pabrik baja. Premi untuk kargo unit nikel tinggi telah menyempit secara signifikan, dan sebagian besar lembaga masih memiliki pandangan bearish terhadap pasar forward.
14 jam yang lalu
Key Takeaway from SMM 2023 Indonesia Nickel and Cobalt Industry Chain Conference: Macquarie Group Says Nickel Demand Growth Will Outpace Lithium, with Battery Being Major Driver - Shanghai Metals Market (SMM)