Growing Supply And Demand Coupled With Macro Headwinds To Keep Aluminium Prices Rangebound

Telah Terbit: Apr 11, 2023 09:21
Sumber: SMM
SHANGHAI, Apr 11 (SMM) - On the macro level, US Federal Reserve officials repeatedly sent hawkish signals, growing market expectations for the Fed to raise interest rates.

SHANGHAI, Apr 11 (SMM) - On the macro level, US Federal Reserve officials repeatedly sent hawkish signals, growing market expectations for the Fed to raise interest rates.

In terms of fundamentals, the domestic aluminium supply will maintain a slow upward trend in the second quarter. The demand is gradually picking up, and aluminium ingot social inventory has maintained a destocking cycle.

With supply and demand both growing, coupled with macro headwinds, the short-term aluminium prices may move rangebound. It is necessary to pay attention to power supply situation in Yunnan and the pace of interest rate hikes by the Federal Reserve.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
2 jam yang lalu
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Baca Selengkapnya
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasar Billet Aluminium SMM: Pada Juli, tingkat operasi billet aluminium naik 1,1 poin persentase secara bulanan menjadi 58,3%, melonjak tajam 5,2 poin persentase secara tahunan. Didukung oleh kinerja kuat biaya pengolahan billet aluminium pada kuartal II...
2 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
11 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Baca Selengkapnya
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Umpan balik pemantauan SMM: Gempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Indonesia, berdampak relatif kecil terhadap rantai industri aluminium. Dari sisi sebaran kapasitas, bauksit, alumina, dan sebagian besar kapasitas aluminium terkonsentrasi di Indonesia bagian barat, umumnya berjarak lebih dari 1.400 km dari episentrum; bahkan smelter aluminium terdekat—Sulawesi Morowali Huachin Aluminum—berjarak sekitar 624 km, masih di luar radius kerusakan 300 km. Ditambah tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,4 meter, guncangan pasokan aktual praktis nol. Dari sisi harga, dampaknya paling jauh hanya berupa dorongan sentimen jangka pendek sebesar 0–1%, yang diperkirakan akan mereda dalam 1–3 hari, tanpa mengubah tren jangka menengah.
11 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
23 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Baca Selengkapnya
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Menurut laporan media Filipina pada tanggal 12, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI) berencana mendorong pembentukan program sertifikasi wajib untuk produk aluminium yang mewajibkan perusahaan manufaktur lokal dan asing di Filipina untuk memperoleh izin resmi kualitas dan keamanan Filipina terlebih dahulu serta menerapkan pendekatan sertifikasi “satu pabrik, satu sertifikat”.
23 jam yang lalu