Indonesia to Significantly Reduce Value-Added Tax on Electric Vehicles

Telah Terbit: Apr 3, 2023 15:11
According to news, the Indonesian government announced on Monday that in order to further attract funds into the country, it has decided to reduce the value-added tax of electric vehicles from 11% to 1% to stimulate domestic consumer demand for electric vehicles.

According to news, the Indonesian government announced on Monday that in order to further attract funds into the country, it has decided to reduce the value-added tax of electric vehicles from 11% to 1% to stimulate domestic consumer demand for electric vehicles.

The incentive will take effect this month and will last until the end of the year, Indonesia's Maritime and Investment Affairs Coordinating Ministry said in a statement.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Proyek Tambang Litium Juta Ton EIA Diterima, Mempercepat Pengembangan Snoway
3 jam yang lalu
[Analisis SMM] Proyek Tambang Litium Juta Ton EIA Diterima, Mempercepat Pengembangan Snoway
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Proyek Tambang Litium Juta Ton EIA Diterima, Mempercepat Pengembangan Snoway
[Analisis SMM] Proyek Tambang Litium Juta Ton EIA Diterima, Mempercepat Pengembangan Snoway
Tambang Litium Sinowei (Tambang Spodumene Dechelongba) memiliki sumber daya tertahan sebesar 24,924 juta metrik ton bijih, dengan kadar Li2O rata-rata 1,34%. Dirancang untuk penambangan terbuka, tambang ini memiliki kapasitas 1,5 juta metrik ton per tahun. Proyek kini telah memasuki tahap penerimaan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), dan konstruksi berjalan sesuai rencana. SMM meyakini bahwa laju pelepasan kapasitas tambang ini sejalan dengan ekspektasi pasar, karena pasar telah sepenuhnya memperhitungkan laju pengoperasian tambang besar semacam itu dalam harga. Variabel marjinal nyata selanjutnya tetap pada kemajuan penambangan aktual dan laju pemulihan laba di segmen pemrosesan kimia litium.
3 jam yang lalu
[Analisis SMM] Impor Bahan Baku Litium China Mendekati 80 kt LCE pada Juni
6 jam yang lalu
[Analisis SMM] Impor Bahan Baku Litium China Mendekati 80 kt LCE pada Juni
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Impor Bahan Baku Litium China Mendekati 80 kt LCE pada Juni
[Analisis SMM] Impor Bahan Baku Litium China Mendekati 80 kt LCE pada Juni
6 jam yang lalu
Pusat PV Perovskit dan Penyimpanan Energi Solid-State Sepenuhnya Tiongkok-Kazakhstan Diresmikan di Ordos
7 jam yang lalu
Pusat PV Perovskit dan Penyimpanan Energi Solid-State Sepenuhnya Tiongkok-Kazakhstan Diresmikan di Ordos
Baca Selengkapnya
Pusat PV Perovskit dan Penyimpanan Energi Solid-State Sepenuhnya Tiongkok-Kazakhstan Diresmikan di Ordos
Pusat PV Perovskit dan Penyimpanan Energi Solid-State Sepenuhnya Tiongkok-Kazakhstan Diresmikan di Ordos
[Baterai Solid-State: Pusat Penelitian PV Perovskite dan Penyimpanan Energi Sepenuhnya Padat Tiongkok–Kazakhstan Diresmikan di Ordos] Pada 6 Juli 2026, Pusat Penelitian PV Perovskite dan Penyimpanan Energi Sepenuhnya Padat Tiongkok–Kazakhstan resmi diresmikan di Institut Riset Energi Baru Ordos. Didirikan bersama oleh Universitas Beihang, Universitas Nazarbayev Kazakhstan, dan Institut Riset Energi Baru Ordos, pusat ini akan memanfaatkan sumber daya industri Ordos serta keunggulan riset Beihang untuk mendorong penelitian bersama dan alih teknologi di bidang PV perovskite dan penyimpanan energi sepenuhnya padat, membangun platform inovasi untuk kerja sama energi baru Tiongkok–Kazakhstan. SMM meyakini bahwa penerapan proyek penyimpanan energi sepenuhnya padat skala besar masih membutuhkan waktu lebih dari lima tahun.
7 jam yang lalu