Fundamentals Buoyed DCE Iron Ore Prices in February, Price Forecast for March

Telah Terbit: Mar 8, 2023 16:04
Sumber: SMM
The market was relatively optimistic in early February.

SHANGHAI, Mar 8 (SMM) – The market was relatively optimistic in early February.

The BHP railway accident was expected to affect iron ore shipments in the short term. Under this circumstances, iron ore prices rose.

Besides, the supporting real estate and infrastructure-related policies in China and the higher-than-expected US CPI data boosted market confidence for iron ore.

However, frequent supervisions on iron ore prices by Chinese authorities, coupled with market expectations of more Australian coal supply, dragged down the valuation of iron ore. The accumulation of port inventories, and the limitation on iron ore contract positions have also capped the gains of iron ore prices.

At the end of February, the market confidence improved with the nearing NPC and CPPCC, pushing up DCE iron ore prices.

From a fundamental point of view, in February, the weak supply and strong demand supported ore prices.

Yet, the price did not rise beyond expectations amid slow gains in finished products prices.

On the demand side, the operating rate and the capacity utilisation rate of blast furnaces rose marginally, according to SMM statistics. As some steel mills delayed production resumption, the output of pig iron increased relatively slowly.

In addition, affected by important political meetings, Hebei restricted the production of sintering machines at the end of February.

The increase in pig iron output will be limited in March as the NPC and CPPCC as well as market news affected the price trend of iron ore. DCE iron ore will fluctuate in a wide range in the near term.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Ringkasan Inventaris Bahan Bangunan Nasional per 3 September
19 menit yang lalu
Ringkasan Inventaris Bahan Bangunan Nasional per 3 September
Baca Selengkapnya
Ringkasan Inventaris Bahan Bangunan Nasional per 3 September
Ringkasan Inventaris Bahan Bangunan Nasional per 3 September
Pada 3 September, total inventaris rebar minggu ini adalah 6,4776 juta ton, turun 94.900 ton WoW, turun 1,44% WoW, dan naik 17,55% YoY berdasarkan kalender lunar. Total inventaris wire rod minggu ini adalah 1,4483 juta ton, turun 40.200 ton WoW, turun 2,70% WoW, dan naik 12,85% YoY berdasarkan kalender lunar.
19 menit yang lalu
[Afrika Selatan Usulkan Bea Antidumping Sementara hingga 28,11% untuk Baja Lapis Warna Asal Tiongkok]
52 menit yang lalu
[Afrika Selatan Usulkan Bea Antidumping Sementara hingga 28,11% untuk Baja Lapis Warna Asal Tiongkok]
Baca Selengkapnya
[Afrika Selatan Usulkan Bea Antidumping Sementara hingga 28,11% untuk Baja Lapis Warna Asal Tiongkok]
[Afrika Selatan Usulkan Bea Antidumping Sementara hingga 28,11% untuk Baja Lapis Warna Asal Tiongkok]
ITAC telah mengeluarkan putusan awal afirmatif yang mengusulkan bea masuk antidumping sementara atas impor baja lapis warna asal Tiongkok, berkisar antara 8,83% hingga 28,11% untuk periode enam bulan. Bea individual meliputi 8,83% untuk Zhejiang Huapu Eco-Friendly Materials dan 18,70% untuk Hefei HBIS/Suzhou HBIS, sementara eksportir kooperatif lainnya dikenakan tarif rata-rata tertimbang sebesar 13,79%; produsen non-kooperatif dikenakan tarif tertinggi sebesar 28,11%. Penyelidikan yang diluncurkan pada Desember 2025 menyusul petisi dari ArcelorMittal South Africa dan Safal Steel ini menemukan bahwa impor asal Tiongkok melonjak 51,3% menjadi 77.457 metrik ton pada 2025, mencakup 84,23% dari total impor.
52 menit yang lalu
[Suriah Mencapai Kesepakatan dengan Arab Saudi untuk Menghidupkan Kembali Pabrik Baja Hama]
53 menit yang lalu
[Suriah Mencapai Kesepakatan dengan Arab Saudi untuk Menghidupkan Kembali Pabrik Baja Hama]
Baca Selengkapnya
[Suriah Mencapai Kesepakatan dengan Arab Saudi untuk Menghidupkan Kembali Pabrik Baja Hama]
[Suriah Mencapai Kesepakatan dengan Arab Saudi untuk Menghidupkan Kembali Pabrik Baja Hama]
Kementerian Ekonomi dan Industri Suriah telah menandatangani perjanjian strategis selama 30 tahun dengan Ithraa Holding Group yang berbasis di Arab Saudi untuk merehabilitasi, memodernisasi, dan mengoperasikan Perusahaan Umum Produk Besi dan Baja di Hama. Ditandatangani pada 28 Agustus selama Pameran Internasional Damaskus, rencana tersebut mengalokasikan lima tahun pertama untuk rehabilitasi dan modernisasi, diikuti periode operasional 25 tahun, dengan target produksi setidaknya 350.000 ton per tahun dalam waktu empat tahun. Kesepakatan ini menandai langkah menuju pemulihan infrastruktur industri Suriah yang menganggur dan mengurangi ketergantungannya pada impor baja, sekaligus menandakan hubungan ekonomi yang semakin dalam antara Suriah dan Arab Saudi.
53 menit yang lalu
Fundamentals Buoyed DCE Iron Ore Prices in February, Price Forecast for March - Shanghai Metals Market (SMM)