SS Contract Rebound after Six Consecutive Losses, and Spot Transactions Remain Poor amid High Inventory Pressure

Telah Terbit: Mar 6, 2023 15:20
Sumber: SMM
The SS contract kept dropping last week but bounced back last Friday.

SHANGHAI, Mar 6 (SMM) - The SS contract kept dropping last week but bounced back last Friday. On the news front, a large stainless steel mill in east China planned to reduce billet production last weekend, which will boost market sentiment to a certain extent. In the spot market, according to SMM research, the social inventory of 300-series stainless steel in the Wuxi and Foshan markets fell slowly last week, with hot-rolled coil inventory dropping more, because of the stainless steel mills’ shipment control and the rigid demand from the industrial sectors. With the production reduction of cold-rolled coils and the shipment control of spots, the short-term oversupply of stainless steel may be alleviated to a certain extent. The spot prices are expected to be stable with some upward potential. In terms of cost, the prices of high-grade NPI dropped somewhat as traders who got a high inventory of spots intended to dump their goods. Besides, the stainless steel mills cut their purchase prices. It is expected that the NPI prices will be stable with occasional falls in the short term. High-carbon ferrochrome prices rose slightly. Tsingshan disclosed the bid price in March first, but the bids of other mainstream stainless steel mills were carried out relatively slowly, arousing a strong wait-and-see sentiment among market players. Short-term ferrochrome prices will be stable. To sum up, the high spot inventory of stainless steel declined slightly last week, and favourable macro policies have been frequently issued. SMM expected that the prices of the SS contract may fall this week.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
1 jam yang lalu
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
Baca Selengkapnya
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
[9.3 Catatan Rapat Pagi] The Fed AS kembali mendapat suara hawkish, dengan probabilitas kenaikan suku bunga September naik menjadi 66,9%. Gubernur Barr mengatakan ia akan mendukung kenaikan suku bunga jika inflasi gagal mereda lebih lanjut. Dikombinasikan dengan sinyal hawkish Warsh sebelumnya, pasar kini fokus pada CPI Agustus yang akan dirilis pada 11 September—data paling kritis sebelum pertemuan FOMC 15-16 September. Barclays kini memperkirakan The Fed AS akan menaikkan suku bunga masing-masing sekali pada September dan Desember. Kontrak nikel SHFE 2610 yang paling banyak diperdagangkan melemah pada perdagangan awal, menutup sesi pagi di 126.690 yuan/mt, turun 0,84%. Meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga Fed September menjadi 66,9%, aksi jual obligasi global, dan dolar AS yang lebih kuat menciptakan berbagai hambatan. Tingginya persediaan nikel dan permintaan yang lemah tetap tidak berubah. Dalam jangka pendek, kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran 125.000-131.000 yuan/mt.
1 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
17 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Baca Selengkapnya
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Peristiwa El Niño 2026 terus menguat, dengan pemantauan iklim internasional menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu peristiwa El Niño terkuat yang pernah tercatat. Indonesia sudah mengalami panas dan kondisi kering yang signifikan, dengan El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan September. Menurut SMM, kekurangan air saat ini di IMIP terutama memengaruhi produksi baja karbon, sementara produksi nikel belum terdampak. Namun, jika cuaca kering dan kekurangan air terus berlanjut, tekanan lebih lanjut pada pasokan air industri dapat meningkatkan risiko pengurangan produksi nikel.
17 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
18 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
18 jam yang lalu
SS Contract Rebound after Six Consecutive Losses, and Spot Transactions Remain Poor amid High Inventory Pressure - Shanghai Metals Market (SMM)