Operating Rates of Galvanising Plant Diverged in South and North China, with Average Operating Rate Extending the Fall

Telah Terbit: Nov 7, 2022 11:31
Sumber: SMM
The operating rates of galvanising plants are expected to decline further this week.

SHANGHAI, Nov 7 (SMM) - Last week, the average operating rate of galvanising plants rose slightly to 65.96%. As zinc prices fell, the galvanising plants increased restocking on dips, which led to an increase in raw material inventories. In north China, the recovery in steel prices improved the sales of galvanised pipes slightly, but as the weather turned colder, the end of seasonal high led to fewer terminal construction projects. Meanwhile, the enterprises were still bearish on steel prices, thus they maintained low operating rates. In east and south China, the outdoor construction became more active thanks to the favourable weather, hence the local operating rates were better than those in the north. In terms of galvanised structural parts, the orders for photovoltaic, iron towers and agricultural greenhouses were modest, but the orders for scaffolding still remained poor. The persisting pandemic in some areas continued to disrupt the transportation. In addition, some galvanising plants, whose products were intended for self-use, focused on digesting in-plant inventories based on bearish sentiment on steel prices. As a result, their operating rates were lower than enterprises who produced under tolling orders. The operating rates of galvanising plants are expected to decline further this week.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
9 jam yang lalu
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
9 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
9 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Baca Selengkapnya
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran pasar dari pedagang bijih tetap terbatas minggu ini, sementara permintaan stok musim dingin masih berlanjut. Beberapa smelter Tiongkok terus mencari dan membeli konsentrat impor untuk kuartal keempat, dengan biaya pengolahan pasar tetap berada di level rendah.
9 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
9 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Baca Selengkapnya
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Menurut SMM, sebuah tambang seng di Tiongkok Barat Laut menawarkan harga tender ambil sendiri September sekitar -RMB 2.800/ton logam pekan ini. SMM akan terus memantau perubahan biaya pengolahan.
9 jam yang lalu
Operating Rates of Galvanising Plant Diverged in South and North China, with Average Operating Rate Extending the Fall - Shanghai Metals Market (SMM)