The Most Active Silico-manganese Contract Decline while the Spot Prices May Remain Stable

Telah Terbit: Jun 15, 2022 17:59
Sumber: SMM
SM2209 contract rose temporarily after opened at 8,270 yuan/mt today and  then declined after hitting the highest point of 9:15, finally closed at 8,242 yuan/mt, with the highest point of 8,342 yuan/mt and the lowest point of 8,236 yuan/mt.

SHANGHAI, June 15 (SMM) - SM2209 contract rose temporarily after opened at 8,270 yuan/mt today and  then declined after hitting the highest point of 9:15, finally closed at 8,242 yuan/mt, with the highest point of 8,342 yuan/mt and the lowest point of 8,236 yuan/mt. Trading volume was 95,164 lots, and open interest decreased by 7,428 lots to 138,264 lots. In terms of fundamentals, the downstream demand was modest and the overall silicon-manganese market was poor. However, plants were less willing to reduce the prices amid the increase of raw material prices and the silicon-manganese prices are expected to remain stable in the short term.
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
41 menit yang lalu
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Baca Selengkapnya
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
[SMM Flash] Tambang Litium Gwanda di Zimbabwe telah menginvestasikan US$5 juta dalam pabrik pengolahan tantalum dan niobium yang dirancang untuk memulihkan litium, tantalum, dan niobium dari aliran bijih yang sama. Menurut perusahaan, sirkuit pemrosesan baru ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 300 ton konsentrat tantalit dan niobium per tahun, menciptakan aliran pendapatan mineral tambahan dari material yang sebelumnya hanya mengalami pengolahan lokal terbatas. Investasi ini sejalan dengan strategi Zimbabwe yang lebih luas untuk meningkatkan pemrosesan mineral dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada ekspor produk mineral mentah. Bagi pasar tantalum, perkembangan ini patut dicatat karena dapat memasukkan material Afrika yang mengandung tantalum yang telah diolah lebih lanjut ke dalam rantai pasokan, sekaligus menunjukkan potensi pemulihan tantalum sebagai produk sampingan dari operasi litium. Dampak pasar aktual akan bergantung pada produksi yang terealisasi, kadar konsentrat, dan penjualan komersial setelah sirkuit pemrosesan beroperasi dalam skala penuh.
41 menit yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
The Most Active Silico-manganese Contract Decline while the Spot Prices May Remain Stable - Shanghai Metals Market (SMM)