SHFE Aluminium to Fluctuate Rangebound amid Basically Balanced Supply and Demand

Telah Terbit: Jun 6, 2022 10:10
Sumber: SMM
SHANGHAI, Jun 6 (SMM) - On the macro front, Caixin’s China manufacturing PMI came in at 48.1 in May, falling short of previous expectations of 48.9, but higher than 46 in April.

SHANGHAI, Jun 6 (SMM) - On the macro front, Caixin’s China manufacturing PMI came in at 48.1 in May, falling short of previous expectations of 48.9, but higher than 46 in April. Since May, the domestic pandemic situation has improved and enterprises in some areas began to resume work and production, which led to a recovery in the manufacturing industry. The State Council urged the implementation of a package of policies and measures to stabilise the economy. San Francisco Fed President Mary Daly recently expressed support for aggressive interest rate hikes to combat high inflation. Dudley, former president of New York Fed, is against the idea of suspending interest rate hike in September.

Fundamentals: According to SMM’s preliminary estimate, the domestic operating aluminium capacity stood below 40.6 million mt at the end of May, and the domestic aluminium output is expected to increase 2.5% year-on-year to around 3.4 million mt in May. With the resumption of production in Gansu and other regions, it is expected that the operating capacity will climb further to 40.75 million mt by the end of June. Shanghai has lifted its COVID lockdown since June 1, and downstream consumption across Jiangsu, Zhejiang and Shanghai has recovered. Spot premiums in Gongyi expanded on the back of robust demand. Downstream purchases in south China hardly improved due to limited increase in the operating rates of local aluminium extruders and collateral scandal. Small and medium-sized downstream enterprises generally took a 1-3 day break for the Dragon Boat Festival. The decline in aluminium ingot social inventories will slow down after the holiday.

The collateral scandal will only have a temporary shock on the aluminium market. Low inventory in China and overseas, slowdown in aluminium supply, as well as growing expectations for consumption recovery in east China, will prevent aluminium prices from falling sharply in the short term. The most-traded SHFE aluminium contract and LME aluminium are expected to run between 20,000-21,300 yuan/mt and $2,700-2,900/mt this week. SMM will keep a close eye on the domestic aluminium consumption and inventory changes.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
3 jam yang lalu
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Baca Selengkapnya
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasar Billet Aluminium SMM: Pada Juli, tingkat operasi billet aluminium naik 1,1 poin persentase secara bulanan menjadi 58,3%, melonjak tajam 5,2 poin persentase secara tahunan. Didukung oleh kinerja kuat biaya pengolahan billet aluminium pada kuartal II...
3 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
12 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Baca Selengkapnya
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Umpan balik pemantauan SMM: Gempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Indonesia, berdampak relatif kecil terhadap rantai industri aluminium. Dari sisi sebaran kapasitas, bauksit, alumina, dan sebagian besar kapasitas aluminium terkonsentrasi di Indonesia bagian barat, umumnya berjarak lebih dari 1.400 km dari episentrum; bahkan smelter aluminium terdekat—Sulawesi Morowali Huachin Aluminum—berjarak sekitar 624 km, masih di luar radius kerusakan 300 km. Ditambah tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,4 meter, guncangan pasokan aktual praktis nol. Dari sisi harga, dampaknya paling jauh hanya berupa dorongan sentimen jangka pendek sebesar 0–1%, yang diperkirakan akan mereda dalam 1–3 hari, tanpa mengubah tren jangka menengah.
12 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
14 Aug 2026 22:40
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Baca Selengkapnya
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Menurut laporan media Filipina pada tanggal 12, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI) berencana mendorong pembentukan program sertifikasi wajib untuk produk aluminium yang mewajibkan perusahaan manufaktur lokal dan asing di Filipina untuk memperoleh izin resmi kualitas dan keamanan Filipina terlebih dahulu serta menerapkan pendekatan sertifikasi “satu pabrik, satu sertifikat”.
14 Aug 2026 22:40