SMM Forecast for Short-Term and Long-Term Aluminium Prices amid Low Inventory and Growing Supply

Telah Terbit: May 25, 2022 10:29
Sumber: SMM
SHANGHAI, May 25 (SMM) - As demand failed to meet expectations, SHFE aluminium declined after three consecutive days of gains, closing down 1.99% at 20,465 yuan/mt yesterday.

SHANGHAI, May 25 (SMM) - As demand failed to meet expectations, SHFE aluminium declined after three consecutive days of gains, closing down 1.99% at 20,465 yuan/mt yesterday.

Fundamentals

Domestic aluminium inventories have continued to decline since May. The aluminium ingot social inventory across China’s eight major markets totalled 941,000 mt as of May 23, down 24,000 mt from a week ago and 21,000 mt from the end of April. The social inventory of domestic aluminium billets was 129,850 mt, a decrease of 6,600 mt from last Thursday, of which the decline was larger in Foshan. At the same time, LME aluminium inventories fell by 7,025 mt to a total of 497,200 mt, hitting a new low in recent years. Low inventories supported aluminium prices.
 The domestic aluminium output was 3.3 million mt in April, up 1.47% YoY, SMM data showed. The domestic operating aluminium capacity stood at 40.48 million mt/year as of early May, while the installed capacity stood at 44.17 million mt/year, and the average operating rate stood at 91.6%.

Entering May, the domestic operating capacity continued to increase slightly. The production capacity in Yunnan and Inner Mongolia has been restored and continued to increase. In H2, there will be concentrated production resumption in Qinghai and Guangxi. The growth rate of aluminium supply slowed down.

Most aluminium smelters maintained stable operation last week. A smelter in Yunnan shut down approximately 200,000 mt of aluminium capacity on May 6 in the wake of an accident. With the restarts of closed capacity, domestic aluminium output maintained year-on-year growth. Demand has not fully recovered from the pandemic and longs were still cautious about entering the market. In the short term, the low domestic and overseas aluminium inventories and expectations for improvement of consumption are expected to support aluminium prices. However, in the medium and long term, increasing supply will pressure aluminium prices.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
3 jam yang lalu
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Baca Selengkapnya
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasokan Billet Aluminium Tiongkok: Juli Memperpanjang Tren Naik yang Didorong Inersia; Ekspektasi Koreksi dari Level Tinggi pada Agustus
Pasar Billet Aluminium SMM: Pada Juli, tingkat operasi billet aluminium naik 1,1 poin persentase secara bulanan menjadi 58,3%, melonjak tajam 5,2 poin persentase secara tahunan. Didukung oleh kinerja kuat biaya pengolahan billet aluminium pada kuartal II...
3 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
12 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Baca Selengkapnya
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Umpan balik pemantauan SMM: Gempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Indonesia, berdampak relatif kecil terhadap rantai industri aluminium. Dari sisi sebaran kapasitas, bauksit, alumina, dan sebagian besar kapasitas aluminium terkonsentrasi di Indonesia bagian barat, umumnya berjarak lebih dari 1.400 km dari episentrum; bahkan smelter aluminium terdekat—Sulawesi Morowali Huachin Aluminum—berjarak sekitar 624 km, masih di luar radius kerusakan 300 km. Ditambah tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,4 meter, guncangan pasokan aktual praktis nol. Dari sisi harga, dampaknya paling jauh hanya berupa dorongan sentimen jangka pendek sebesar 0–1%, yang diperkirakan akan mereda dalam 1–3 hari, tanpa mengubah tren jangka menengah.
12 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
14 Aug 2026 22:40
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Baca Selengkapnya
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Menurut laporan media Filipina pada tanggal 12, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI) berencana mendorong pembentukan program sertifikasi wajib untuk produk aluminium yang mewajibkan perusahaan manufaktur lokal dan asing di Filipina untuk memperoleh izin resmi kualitas dan keamanan Filipina terlebih dahulu serta menerapkan pendekatan sertifikasi “satu pabrik, satu sertifikat”.
14 Aug 2026 22:40
SMM Forecast for Short-Term and Long-Term Aluminium Prices amid Low Inventory and Growing Supply - Shanghai Metals Market (SMM)