Aluminium Scrap Supply Tightened Further in China

Telah Terbit: Dec 14, 2021 11:09
The daily fluctuations of spot aluminium prices were less than 200 yuan/mt last week, while aluminium scrap prices climbed 200 yuan/mt due to falling supply. Aluminium recycling from waste end products declined in H2 due to poor consumption.

SHANGHAI, Dec 14 (SMM) - 

The daily fluctuations of spot aluminium prices were less than 200 yuan/mt last week, while aluminium scrap prices climbed 200 yuan/mt due to falling supply. Aluminium recycling from waste end products declined in H2 due to poor consumption. The supply of new aluminium scrap also declined as some aluminium processing companies reduced their output after achieving annual targets. Tighter supply allowed aluminium scrap prices to outperform primary aluminium prices, narrowing the price difference between the two.

The prices of ADC12 secondary aluminium alloy stabilised last week, and rose 100 yuan/mt as of Friday when compared with a week ago. On the cost side, the prices of #553 silicon with oxygen slumped by 2,000 yuan/mt. However, the prices of aluminium scrap remained high amid tight supply, except in Guangdong. On the demand side, die-casting plants resumed purchases after running out of raw material inventory. A few die-casting plants plan to stockpile in advance due to concerns of the negative impact of the Winter Olympics and COVID-19 pandemic. Large-scale stockpiling is expected to occur at the end of the month. On the supply side, secondary aluminium alloy plants in Guangdong that use imported aluminium scrap currently have sufficient raw material inventories and increased their output slightly, while producers in other regions maintained stable production. The import window of aluminium alloy ingots remains closed, and fewer imported cargoes arrived in Ningbo due to the pandemic. Secondary aluminium alloy prices are expected to continue to fluctuate within a narrow range in the short term under the influence of high raw material prices and weak demand. The prices may rise slightly if downstream restocking increases.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
6 jam yang lalu
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Baca Selengkapnya
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang tarif AS-Kanada kembali memanas. Kanada lebih dulu memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS senilai sekitar 20 miliar dolar AS, dan AS merespons dengan langkah balasan yang keras: mulai 15 September, tarif 50% akan dikenakan pada sekitar 100 kategori produk Kanada; mulai 29 September, impor kendaraan bermotor dan produk susu tertentu dari Kanada akan dilarang lebih lanjut.
6 jam yang lalu
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
6 jam yang lalu
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Baca Selengkapnya
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan 25 basis poin pada ketiga suku bunga utama, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank sentral mencatat bahwa konflik di Timur Tengah terus mendorong inflasi, dan inflasi diperkirakan akan tetap jauh di atas level target untuk waktu yang lama. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, para pejabat ECB memperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, dengan langkah berikutnya mungkin terjadi paling cepat pada bulan Oktober.
6 jam yang lalu
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
6 jam yang lalu
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Baca Selengkapnya
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Data CAAM menunjukkan bahwa pada bulan Agustus, penjualan mobil China mencapai 2,712 juta unit, turun 5,1% YoY. Di antaranya, kinerja NEV sangat mengesankan, dengan penjualan mencapai 1,643 juta unit, naik 17,8% YoY, mencakup 60,6% dari total penjualan kendaraan baru. Dari sisi ekspor, ekspor mobil pada bulan Agustus mencapai 1,01 juta unit, naik 65,3% YoY; ekspor NEV mencapai 526.000 unit, naik 1,3x YoY.
6 jam yang lalu
Aluminium Scrap Supply Tightened Further in China - Shanghai Metals Market (SMM)