TCs for Imported Copper Concentrate Up $7.45/mt MoM in Aug, But the Weekly Increase Sarply Slowed Down

Telah Terbit: Sep 16, 2021 10:43
SMM Monthly Imported Copper Concentrate Index stood at $58.55/mt in August, up $7.45/mt from July. But the weekly increase of Imported Copper Concentrate Index slowed sharply.

SHANGHAI, Sep 16 (SMM) - SMM Monthly Imported Copper Concentrate Index stood at $58.55/mt in August, up $7.45/mt from July. But the weekly increase of Imported Copper Concentrate Index slowed sharply. The deadlock between sellers and buyers increased as spot TCs rose above $60/mt.

However, as the expected mitigation in the interference of mine production by salary negotiations and the output at overseas newly expanded mines steadily increased, the supply and demand pattern is still beneficial to buyers. SMM Weekly Import Copper Concentrate Index stood at $61.05/mt as of September 10.

The buyers and sellers focused their attention on the salary negotiations of the three copper mines of Caserones, Andina, and Escondida in August. The strikes of the Caserones and Andina increased market concerns. Escondida and BHPB reached a new labour contract, easing the market sentiment.

Later, the Alashankou port was closed due to the pandemic, roads in Peru were blocked, and global logistics tensions increased. This, coupled with the recent SHFE/LME copper price ratio, high prices of sulphuric acid, and tightening copper scrap supply, is beneficial to sellers of copper concentrate when facing rapid increase in TCs. Copper concentrate traders held a wait-and-see outlook amid losses of long-term orders and spot orders.

Dongying Fangyuan reportedly plans to restart the smelting plant with an annual capacity of 300,000 mt in the fourth quarter, which boosted confidence of copper concentrate sellers. High prices of sulphuric acid has already sent the operating rates of the crude smelting capacity to a high level. And there will be almost no new crude smelting capacity in China by 2022, and only Shandong Dongying Fangyuan Nonferrous Metals resumed production with a capacity of 300,000 mt/year, which is likely to increase the demand for copper concentrate. The other plants are mostly under maintenance and planning for winter restocking, which seems difficult to fully digest the added supply of concentrate. In the absence of unexpected situations in overseas copper mines and logistics, the balance of copper concentrate will continue to benefit buyers.

In addition, a large-scale smelters in central China were reported to have environmental protection issues. In order to cooperate with environmental protection inspections and rectification, the operating rates have been lowed down. Although it will not affect the trend of the spot market in the short term as there is no delay or selling plan for extra concentrate as a result of lowing operating rates, the market still need to further observe the development of the situation. Copper prices fluctuated rangebound. The current pricing coefficient of domestic copper concentrate (Cu 20%) remained unchanged between 89-91% (spot cargoes, delivery to factory) for domestic smelters.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
3 jam yang lalu
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Baca Selengkapnya
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat operasi batang tembaga sekunder adalah 11,83% pada Agustus 2026, lebih tinggi dari perkiraan 10,26%, naik 1,57 poin persentase MoM tetapi turun 16,5 poin persentase YoY. Pada Agustus 2026, selisih harga rata-rata antara batang katoda tembaga dan batang tembaga sekunder tetap tinggi di 1.450-1.874 yuan/mt sepanjang bulan. Diskon rata-rata batang tembaga sekunder di Jiangxi terhadap futures tembaga berfluktuasi antara 722 yuan/mt dan 1.418 yuan/mt,...
3 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
3 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto menyatakan telah memperoleh persetujuan masyarakat adat untuk proyek tembaga-emas Winu di Australia Barat, sehingga proyek tersebut dapat dilanjutkan. Perusahaan menyatakan telah menjalin kemitraan jangka panjang dengan Nyangumarta Warrarn Aboriginal Corporation (NWAC) yang mencakup pengembangan tambang di wilayah Nyangumarta. Perjanjian ini melanjutkan perjanjian perencanaan proyek yang ditandatangani pada 2023, yang mengatur cara masyarakat Nyangumarta dan Rio Tinto akan bekerja sama seiring kemajuan perencanaan, termasuk langkah-langkah untuk menghindari dampak terhadap lingkungan dan warisan budaya masyarakat adat.
3 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
3 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Pada briefing hasil semester pertama 2026 yang digelar 11 September, Chengtun Mining menyatakan bahwa rasio utang yang saat ini tinggi terutama merupakan hasil bertahap dari investasi perusahaan pada sumber daya tambang tembaga, emas, dan perak berkualitas tinggi di dalam dan luar negeri. Saat ini, proyek domestik dan luar negeri baru saja menyelesaikan tahap penyerahan sumber daya. Perusahaan menerapkan manajemen dinamis atas belanja modal, memprioritaskan pembayaran utang dan operasional tambang, serta menyesuaikan investasi baru secara fleksibel berdasarkan harga logam. Dalam jangka menengah dan panjang, seiring dengan pelepasan kapasitas dan penguatan arus kas operasional yang berkelanjutan, perusahaan memiliki target yang jelas untuk menurunkan rasio utang, secara bertahap membawa leverage ke tingkat yang wajar bagi industri. Seluruh investasi sumber daya perusahaan telah melalui perhitungan yang ketat, dan kontribusi arus kas dari proyek-proyek mendatang dapat secara bertahap menyerap utang.
3 jam yang lalu