NDRC to Seriously Curb Steel Production in Three Provinces with Dual Control Policies

Telah Terbit: Sep 14, 2021 11:22
The energy consumption has expanded in H1 2021 in nine provinces (regions), including Qinghai, Ningxia, Guangxi, Guangdong, Fujian, Xinjiang, Yunnan, Shaanxi, and Jiangsu. Energy consumption control in these regions may be strengthened in September.

SHANGHAI, Sep 14 (SMM) – The recent dual control policy for energy consumption has exerted a significant impact on the production of iron and steel enterprises in many provinces. According to SMM survey, the energy consumption has expanded in H1 2021 in nine provinces (regions), including Qinghai, Ningxia, Guangxi, Guangdong, Fujian, Xinjiang, Yunnan, Shaanxi, and Jiangsu. Energy consumption control in these regions may be strengthened in September. SMM will continue to track the production of steel mills.

Yunnan Provincial Development and Reform Commission issued a dual-control work plan for energy consumption on September 11 to adjust the production of steel enterprises in the province. The production curtailment in crude steel output in Yunnan is expected to be more significant than expected in September. According to the Bureau of Statistics, the crude steel output in Yunnan from January to July this year increased by 2.79 million mt or 22.8% on the year. Since the total output in 2021 is stimulated to be no higher than that in 2020, the maximum average daily output from August to December will be approximately 48,680 mt, 22,880 mt lower than the average daily output from January to July.

Wuhan Municipal Government issued the "Wuhan City's Work Plan for Promoting Carbon Reduction and the Development of Low-Carbon Industries", requesting to further deepen the national low-carbon city pilot demonstration in Wuhan and increase energy-saving and carbon-reduction technology transformation in traditional industries such as steel, electric power, petrochemicals, and building materials. The scale of new production capacity should be strictly controlled in the heavy chemical industry, and the production of crude steel should not increase. Steel makers must raise the application ratio of steel scrap in the production. By 2025, the amount ratio of iron to steel will fall below 0.75.

The production lines in Anning Headquarters of Kunming Iron & Steel will stop production on September 28. The capacity of Anning headquarters will be transferred to Caopu New Area, which is expected to be commissioned in December 2021. The average daily output will be reduced by around 4,200 mt from September 28 to November.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
11 Sep 2026 18:30
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
11 Sep 2026 18:30
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
7 Sep 2026 15:43
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Baca Selengkapnya
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek perluasan katoda tembaga 300.000 ton/tahun milik JCC Hongyuan Copper, anak perusahaan Jiangxi Copper Corporation, memasuki tahap pengumuman publik pra-persetujuan penilaian dampak lingkungan pada 4 September, dengan total investasi sekitar 1,416 miliar yuan. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada September 2026 dan selesai pada Desember 2027. Setelah selesai, total kapasitas JCC Hongyuan akan melonjak dari 250.000 ton menjadi 550.000 ton.
7 Sep 2026 15:43
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00