China Rare Earth Exports Fell in July and Prices Rose, What is the Driving Force?

Telah Terbit: Aug 10, 2021 14:59
China rare earth exports in July stood at 3955 mt, down 1.4% month on month but surged 144.2% year on year according to the General Administration of Customs. The average export prices was $16460/mt, up 23% month on month and 5% year on year. The export volume totalled 1620 mt in the same period of last year.

SHANGHAI, Aug 10 (SMM) - China rare earth exports in July stood at 3955 mt, down 1.4% month on month but surged 144.2% year on year according to the General Administration of Customs. The average export prices was $16460/mt, up 23% month on month and 5% year on year. The export volume totalled 1620 mt in the same period of last year.

The fall of export volume in July on a monthly basis was mainly due to the tight domestic supply in the month as cargo holders were unwilling to sell, combined with summer break in overseas market.

On the other hand, prices of domestic mainstream rare earth products surged, leading to MoM increases in export prices as the overseas market was also impacted by the high quotation. For example, Pr-Nd oxide averaged at 557000 yuan/mt in the month, up 18% on a month basis; Pr-Nd metal averaged at 694000 yuan/mt, rising by 19% from the previous month.

In addition, the YoY growth rate of rare earth exports in July surged to 144.2%, because the overall exports were comparatively low last year due to the pandemic. However, export prices in July only added 5% on the year in spite of the board increases of prices among mainstream products. Why is that?

SMM thinks that the comparatively mild volatility in prices of lanthanum and cerium products, which made up the majority of the total exports, was the leading cause. For example, the prices of lanthanum oxide and cerium oxide in July declined 19% and 15% respectively year on year; while Pr-Nd oxide surged nearly 90%, indicating a much weaker price pattern of lanthanum and cerium.

The tightened domestic supply is likely to sustain in the short term in light of the resurged pandemic across the globe and China, continued challenges on the prevention of imported COVID cases, hindered imports of ionic ore from Myanmar, and disrupted production among some companies because of environmental protection measures.

China rare earth export volume is expected to trend down further in August.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
6 jam yang lalu
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
Baca Selengkapnya
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
6 jam yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
8 jam yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Baca Selengkapnya
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Menurut laporan media asing, Malaysia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan ekspor sejumlah mineral tanah jarang yang belum diolah guna memperkuat posisinya dalam rantai pasok di berbagai industri, mulai dari manufaktur otomotif hingga pertahanan nasional dan barang konsumsi. Malaysia menangguhkan ekspor mineral tanah jarang mentah pada tahun 2024 untuk mendorong investasi di industri pengolahan dalam negeri—taktik yang umum di kalangan negara berkembang kaya sumber daya. Namun, seiring meningkatnya persaingan seputar mineral ini, pihak berwenang kini tengah menilai kelayakan pelonggaran pembatasan tersebut, menurut seorang pejabat senior pemerintah.
8 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
9 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Baca Selengkapnya
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
[SMM Rare Earth Flash] Menurut laporan media asing, Presiden AS Trump dijadwalkan menghadiri diskusi meja bundar pertambangan yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri AS pada hari Jumat, membahas pengembangan rantai pasok mineral kritis bersama para eksekutif dari sejumlah perusahaan pertambangan, dan lebih lanjut mendorong perluasan pasokan mineral kritis oleh AS dan sekutunya guna mengurangi ketergantungan terhadap China. Sumber menyebutkan pemerintahan Trump telah menjadikan mineral kritis sebagai prioritas strategis. Selain mendukung pengembangan tambang dan pembangunan kapasitas pengolahan, juga akan memperkuat pengembangan tenaga ahli pertambangan. Departemen Energi AS (DOE) dijadwalkan menyelenggarakan acara pengembangan tenaga kerja pertambangan pada periode yang sama, mengundang 14 perguruan tinggi pertambangan di seluruh AS untuk berpartisipasi, memperkuat kesiapan tenaga profesional pertambangan, serta menyediakan dukungan teknis dan sumber daya manusia bagi proyek-proyek mineral kritis di masa depan.
9 jam yang lalu
China Rare Earth Exports Fell in July and Prices Rose, What is the Driving Force? - Shanghai Metals Market (SMM)