Copper Industry News Roundup

Telah Terbit: Jul 27, 2021 15:24
A weekly update on the trending stories from the Copper Industry.

SHANGHAI, Jul 27 (SMM) - A weekly update on the trending stories from the Copper Industry.

Freeport-McMoRan’s second-quarter earnings has beat Wall Street’s expectations. The Phoenix, Arizona-based miner's adjusted net income attributable to common stock was $1.14 billion, or 77 cents per share, in the three months ended June 30, compared with $44 million, or 3 cents per share, a year earlier. The company lowered its capital expenditure guidance for 2021, excluding Indonesia smelter expenditures, to about $2.2 billion from $2.3 billion. Political uncertainty in Chile and Peru, where Freeport operates large copper mines, makes the company's U.S. mines "more attractive," Kathleen Quirk, Freeport's finance chief, said on a call with investors last week.

Codelco plans to triple its copper sales in Southeast Asia by 2023, while further making footprint into the Indian market to reduce its dependence on a single market. The world's largest copper producer will set up a new office in Singapore in August, serving the Southeast Asia (Vietnam, Malaysia and Thailand), as well as developing the Indian market. Codelco predicts that these markets will lead the  global growth in copper consumption in the next 20 years.

Ivanhoe’s Kamoa-Kakula mine in Congo DRC has begun exporting copper concentrates to the international market. The first batch of trucks left the mine on July 17 and the shipments will be transported exclusively to China's CITIC Metal and Zijin Mining from the Port of Durban, South Africa. Ivanhoe signed an agreement in June to sell a half of the copper output from the first phase of the recently commenced mine to every Chinese company. The truck will leave Congo DRC and head to South Africa once the export clearance is received, which takes about five days.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
2 jam yang lalu
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
Baca Selengkapnya
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
Pada 18 September waktu Timur, AS menandatangani Undang-Undang Sanksi Graham Terhadap Rusia dan Iran 2026 menjadi undang-undang. Undang-undang ini secara komprehensif memperkuat sanksi terhadap Rusia, memperpanjang sanksi terkait terhadap Iran, dan secara eksplisit mengizinkan penerapan apa yang disebut "tarif sekunder" hingga 100% terhadap negara ketiga yang mengimpor minyak atau gas alam Rusia.
2 jam yang lalu
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
2 jam yang lalu
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Baca Selengkapnya
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Produksi tembaga Chili kemungkinan akan tetap lesu sepanjang tahun, mengecewakan ekspektasi pasar bahwa pemulihan pada paruh kedua dapat mengimbangi sebagian kerugian parah pada bulan-bulan awal 2026. Menteri Keuangan Chili Jorge Quiroz memperkirakan penurunan produksi tahun ini akan jauh melampaui proyeksi badan statistik tembaga resmi, dengan hanya pemulihan sebagian yang tercatat pada 2027.
2 jam yang lalu
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
2 jam yang lalu
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Baca Selengkapnya
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Xinke Materials (600255) menyatakan dalam pengarahan hasil semester pertama 2026 yang digelar pada 18 September bahwa perusahaan untuk sementara tidak memiliki rencana ekspansi menyeluruh untuk produk pelat/lembaran dan strip tembaga, sementara perusahaan tengah mendorong peningkatan struktural seluruh rangkaian produk strip melalui peningkatan berkelanjutan dalam inovasi teknologi dan kemampuan manufaktur presisi.
2 jam yang lalu