Nickel ore inventories at Chinese ports rose 129,000 wmt to 5.23 million wmt

Telah Terbit: Jul 2, 2021 15:48
Nickel ore inventories across all Chinese ports increased 129,000 wmt from June 25 to 5.23 million wmt as of July 2, showed SMM data.

SHANGHAI, Jul 2 (SMM) — Nickel ore inventories across all Chinese ports increased 129,000 wmt from June 25 to 5.23 million wmt as of July 2, showed SMM data.

In Ni content, the stocks stood at 41,200 mt.

SMM data also showed that nickel ore stocks across seven major Chinese ports increased 19,000 wmt during the same period to 3.42 million wmt.

Nickel ore stocks increased slightly this week, and the shipping schedule delay caused by weather problems in the Philippines gradually recovered. At present, most of the shipping schedules in mid-July are still delayed orders in late June. As the weather gets better in July, the shipment volume will gradually increase and the stocks will continue to pile up.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
9 jam yang lalu
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
Baca Selengkapnya
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia (MITI) secara resmi menerbitkan pemberitahuan dalam Warta Pemerintah Federal (P.U.(B) 331) pada 9 September 2026, memulai penyelidikan anti-dumping (Kasus AD 03/26) terhadap produk baja tahan karat canai dingin dalam bentuk gulungan, lembaran, atau bentuk lainnya yang berasal atau diekspor dari Indonesia, berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Bea Countervailing dan Anti-Dumping 1993. Petisi diajukan oleh Bahru Stainless Sdn. Bhd., yang berbasis di Johor, atas nama industri Malaysia. Barang yang menjadi subjek termasuk dalam kode HS/AHTN seri 7219.31–7219.35, 7219.90, dan 7220.20. Pemohon menduga adanya margin dumping yang signifikan dengan bukti kerugian termasuk peningkatan volume impor, hilangnya pangsa pasar, pemotongan dan penekanan harga, penurunan penjualan dan utilisasi kapasitas, serta penumpukan persediaan. Semua pihak yang berkepentingan harus menyampaikan tanggapan kuesioner dan pandangan melalui sistem TRIMA dalam waktu 30 hari sejak publikasi warta.
9 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
10 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 09 Sep 2026.
10 jam yang lalu
Sentimen NPI Kelas Tinggi SMM Stabil di September, Perpecahan Bull-Bear Berlanjut
10 jam yang lalu
Sentimen NPI Kelas Tinggi SMM Stabil di September, Perpecahan Bull-Bear Berlanjut
Baca Selengkapnya
Sentimen NPI Kelas Tinggi SMM Stabil di September, Perpecahan Bull-Bear Berlanjut
Sentimen NPI Kelas Tinggi SMM Stabil di September, Perpecahan Bull-Bear Berlanjut
[SMM Kilasan Nikel] Pada 9 September, faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM berada di 1,74, datar dibandingkan bulan sebelumnya. Faktor sentimen hulu untuk NPI kadar tinggi adalah 1,83, datar dibandingkan bulan sebelumnya, sementara faktor sentimen hilir untuk NPI kadar tinggi adalah 1,65, juga datar dibandingkan bulan sebelumnya. Divergensi pasar antara bullish dan bearish masih signifikan.
10 jam yang lalu