Analysis of China's rare earth import and export data in May

Telah Terbit: Jun 30, 2021 14:42
China imported 235.534 mt of rare earth permanent magnet materials in May, an increase of 60.2% year-on-year. China exported 4,218.624 mt of rare earth permanent magnets in May, an increase of 39.6% year-on-year, according to data released by the General Administration of Customs.

SHANGHAI, Jun 30 (SMM) - China imported 235.534 mt of rare earth permanent magnet materials in May, an increase of 60.2% year-on-year. China exported 4,218.624 mt of rare earth permanent magnets in May, an increase of 39.6% year-on-year, according to data released by the General Administration of Customs.

The top five import countries of Chinese rare earth permanent magnets in May were the United States (657.983 mt), Germany (613.218 mt), South Korea (513.189 mt), Vietnam (316.705 mt) and Italy (223.442 mt).

In terms of rare earth metal ore, China imported 2,742.5 mt of rare earth metal ore in May, all of which came from the United States, a YoY decrease of 63.5%. The value of China's imports of rare earth metal ore was $12.41 million in May, an increase of 13.4% on the year. The import volume of thorium ore and concentrate was relatively stable on a year-on-year basis in May , but fell sharply from the previous month.

China's imports of mixed rare earth carbonate  totalled 1,551.099 mt in May, an increase of 224% on the year and 237.6% on the month. Imports of mixed rare earth carbonate came mainly from Malaysia (1,059 mt), Russia (90.099 mt) and Myanmar (362 mt), followed by India (21 mt) and Estonia (22 mt).

China imported 2,993.565 mt of unlisted rare earth oxides in May, an increase of 68.1% year-on-year. The import value of unlisted rare earth oxides was $94.42 million, a year-on-year increase of 205.3%. abcde China exported 559.975 mt of unlisted rare earth oxides in May, an increase of 33.4% year-on-year. The export value of unlisted rare earth oxides was $12.381 million, an increase of 182.9% year-on-year.

Japan remained the top buyer of Chinese unlisted rare earth oxides, importing 400.002 mt from China in May.

In terms of single rare earth oxides, lanthanum oxide (825.804 mt) recorded the largest export volume in May, followed by cerium oxide, yttrium oxide, neodymium oxide, dysprosium oxide, terbium oxide, praseodymium oxide, and europium oxide.

In terms of single rare earth metals, lanthanum metal (147.015 mt) recorded the largest export volume in May, followed by cerium metal, neodymium metal, praseodymium metal, terbium metal, dysprosium metal and yttrium metal.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
20 menit yang lalu
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
Baca Selengkapnya
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
20 menit yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
2 jam yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Baca Selengkapnya
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Menurut laporan media asing, Malaysia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan ekspor sejumlah mineral tanah jarang yang belum diolah guna memperkuat posisinya dalam rantai pasok di berbagai industri, mulai dari manufaktur otomotif hingga pertahanan nasional dan barang konsumsi. Malaysia menangguhkan ekspor mineral tanah jarang mentah pada tahun 2024 untuk mendorong investasi di industri pengolahan dalam negeri—taktik yang umum di kalangan negara berkembang kaya sumber daya. Namun, seiring meningkatnya persaingan seputar mineral ini, pihak berwenang kini tengah menilai kelayakan pelonggaran pembatasan tersebut, menurut seorang pejabat senior pemerintah.
2 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
3 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Baca Selengkapnya
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
[SMM Rare Earth Flash] Menurut laporan media asing, Presiden AS Trump dijadwalkan menghadiri diskusi meja bundar pertambangan yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri AS pada hari Jumat, membahas pengembangan rantai pasok mineral kritis bersama para eksekutif dari sejumlah perusahaan pertambangan, dan lebih lanjut mendorong perluasan pasokan mineral kritis oleh AS dan sekutunya guna mengurangi ketergantungan terhadap China. Sumber menyebutkan pemerintahan Trump telah menjadikan mineral kritis sebagai prioritas strategis. Selain mendukung pengembangan tambang dan pembangunan kapasitas pengolahan, juga akan memperkuat pengembangan tenaga ahli pertambangan. Departemen Energi AS (DOE) dijadwalkan menyelenggarakan acara pengembangan tenaga kerja pertambangan pada periode yang sama, mengundang 14 perguruan tinggi pertambangan di seluruh AS untuk berpartisipasi, memperkuat kesiapan tenaga profesional pertambangan, serta menyediakan dukungan teknis dan sumber daya manusia bagi proyek-proyek mineral kritis di masa depan.
3 jam yang lalu