Analysis of primary aluminium replacing aluminium scrap amid nearing CNY

Telah Terbit: Jan 25, 2021 14:35 (GMT+8)
Back in March-April 2020, a large number of secondary aluminium enterprises used primary aluminium to replace aluminium scrap due to the sharp drop in aluminium prices and the impact of the pandemic on aluminium scrap recycling.

SHANGHAI, Jan 25 (SMM) — Back in March-April 2020, a large number of secondary aluminium enterprises used primary aluminium to replace aluminium scrap due to the sharp drop in aluminium prices and the impact of the pandemic on aluminium scrap recycling. Secondary aluminium companies have shown greater interest in purchasing A00 aluminium recently.

Replacing aluminium scrap with primary aluminium must meet both requirements: 1. Selling price of finished product must be higher than costs for using primary aluminium as raw materials; 2. the price of aluminium scrap is higher than that of primary aluminium. Major users of aluminium scrap are casting aluminium alloy ingot and remelting aluminium billet producers. Take the Guangdong market as an example. Generally speaking, only when processing fees of 6063 aluminium billets and ADC12 aluminium alloy ingots exceed 300 yuan/mt and 1,200 yuan/mt will there be significant profits for using primary aluminium as raw material and producers are willing to replace aluminium scrap with primary aluminium. Secondary aluminium producers reported decent orders recently due to positive automobile consumption. Due to the continuous decline in the price of A00 aluminium, prices of ADC12 secondary aluminium were 1,200 yuan/mt higher than A00 aluminium, meeting one of the requirements for substitution. However, for aluminium billets, processing fees remained lower than costs for using primary aluminium as raw materials.

As the price of aluminium scrap fell much slower than that of A00 aluminium, the price gap between primary aluminium and aluminium scrap has narrowed since December 2020. However, prices of aluminium scrap tense and aluminium scrap taint remained 1,000 yuan/mt and 500 yuan/mt lower than A00 aluminium on a tax-included basis. Despite unfavourable price gap between primary aluminium and aluminium scrap, some companies plan to stockpile A00 aluminium due to aluminium scrap shortages in some regions and optimism over aluminium scrap prices.

Processing fees of 6063 aluminium billets and ADC12 secondary aluminium

Source: SMM

A00 aluminium prices, price gap between primary aluminium and aluminium scrap

Source: SMM

For more information on the silicon metal and aluminium markets, please subscribe to China Aluminium Weekly.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Berita Kilat] South32 Merevisi Penawaran Premium CIF MJP Kuartal IV '26 menjadi US$265/mt
02 Oct 2026 10:52 (GMT+8)
[SMM Berita Kilat] South32 Merevisi Penawaran Premium CIF MJP Kuartal IV '26 menjadi US$265/mt
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat] South32 Merevisi Penawaran Premium CIF MJP Kuartal IV '26 menjadi US$265/mt
[SMM Berita Kilat] South32 Merevisi Penawaran Premium CIF MJP Kuartal IV '26 menjadi US$265/mt
Sumber pasar melaporkan: South32 merevisi penawaran Premium CIF MJP Q4 '26 menjadi US$265/mt, turun dari US$325/mt. Berlaku hingga 5 Oktober 2026.
02 Oct 2026 10:52 (GMT+8)
India ADC 12 Bertahan Stabil saat Aluminium LME Turun; Pasokan Skrap yang Ketat Membatasi Penurunan
01 Oct 2026 17:48 (GMT+8)
India ADC 12 Bertahan Stabil saat Aluminium LME Turun; Pasokan Skrap yang Ketat Membatasi Penurunan
Baca Selengkapnya
India ADC 12 Bertahan Stabil saat Aluminium LME Turun; Pasokan Skrap yang Ketat Membatasi Penurunan
India ADC 12 Bertahan Stabil saat Aluminium LME Turun; Pasokan Skrap yang Ketat Membatasi Penurunan
Harga ADC 12 India tetap relatif stabil meskipun harga aluminium LME 3 bulan turun 1,2% antara 24 dan 30 September.
01 Oct 2026 17:48 (GMT+8)
Rio Tinto Amankan Operasi Smelter Bell Bay Hingga Akhir 2031
01 Oct 2026 17:09 (GMT+8)
Rio Tinto Amankan Operasi Smelter Bell Bay Hingga Akhir 2031
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Amankan Operasi Smelter Bell Bay Hingga Akhir 2031
Rio Tinto Amankan Operasi Smelter Bell Bay Hingga Akhir 2031
Rio Tinto mengumumkan pada 1 Oktober bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Tasmania, Pemerintah Persemakmuran Australia, dan Hydro Tasmania untuk memperpanjang pasokan listrik ke smelter aluminium Bell Bay hingga akhir 2031. Kedua pemerintah juga akan memberikan paket dukungan gabungan sebesar A$200 juta selama lima tahun, masing-masing menyumbang A$100 juta. Ketentuan komersial dari perjanjian listrik tersebut tidak diungkapkan. Bell Bay memproduksi sekitar 190.000 ton aluminium primer per tahun, sementara kontrak listriknya yang ada akan berakhir pada akhir 2026. Kesepakatan ini menghilangkan ketidakpastian operasional langsung smelter tersebut. Bell Bay menjadi smelter aluminium besar ketiga di Australia yang menerima dukungan yang didukung pemerintah pada 2026, setelah Boyne dan Tomago, menyoroti tekanan berkelanjutan dari biaya listrik yang tinggi dan persaingan internasional.
01 Oct 2026 17:09 (GMT+8)