China Rare Earth Summit: Post-COVID Rebound in China Rare Earth Market 2020

Telah Terbit: Oct 15, 2020 17:13
The China Rare Earth and Permanent Magnet Industry Market Application Summit 2020—held by SMM—took place today, at which SMM senior analyst Hu Yan delivered a speech on the theme of “Post-COVID Rebound in China Rare Earth Market 2020”, introducing China rare earth concentrate quota, rare earth imports, demand, policies and price review and forecast.

SHANGHAI, Oct 15 (SMM)—The China Rare Earth and Permanent Magnet Industry Market Application Summit 2020—held by SMM—took place today, at which SMM senior analyst Hu Yan delivered a speech on the theme of “Post-COVID Rebound in China Rare Earth Market 2020”, introducing China rare earth concentrate quota, rare earth imports, demand, policies and price review and forecast.   

 

China has increased quotas for rare earth concentrate mining and smelting in order to satisfy downstream demand, especially demand from the new energy vehicle (NEV) market. These quotas were mainly for light rare earth products, a move to protect the more precious medium and heavy rare earth resources, she said.    

 

For the first seven months of 2020, China’s imports of rare earth metal concentrate from the US jumped 117% from the same period last year, totalling 45,000 mt. China imported nearly 28,000 mt of rare earth metal concentrate from the US in 2018, and 46,000 mt in 2019.

 

Prices of praseodymium-neodymium oxide fell before rising in 2020, bouncing back from the lowest of 260,000 yuan/mt to 350,000 yuan/mt. Tightened supply and improved demand significantly boosted terbium oxide prices to 5 million yuan/mt in 2020, while dysprosium oxide prices fluctuated between 1.7 million-1.95 million yuan/mt. In the fourth quarter, prices of praseodymium-neodymium oxide are likely to extend declines, while prices of terbium oxide and dysprosium are likely to continue to move range-bound.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida praseodimium-neodimium terus menurun pada sore hari, dengan oksida terbium memimpin penurunan; logam mengikuti tren penurunan, dan perdagangan lesu.
4 jam yang lalu
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida praseodimium-neodimium terus menurun pada sore hari, dengan oksida terbium memimpin penurunan; logam mengikuti tren penurunan, dan perdagangan lesu.
Baca Selengkapnya
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida praseodimium-neodimium terus menurun pada sore hari, dengan oksida terbium memimpin penurunan; logam mengikuti tren penurunan, dan perdagangan lesu.
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida praseodimium-neodimium terus menurun pada sore hari, dengan oksida terbium memimpin penurunan; logam mengikuti tren penurunan, dan perdagangan lesu.
[Oksida Pr-Nd memperpanjang penurunan sore hari, oksida terbium memimpin pelemahan, logam mengikuti lebih rendah dengan perdagangan lesu] Kemarin, paduan Pr-Nd terus melemah pada sore hari, mengikuti harga bahan baku, tetapi permintaan dari hilir tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Negosiasi aktual tetap berpusat pada kargo harga rendah, dengan transaksi didominasi oleh pesanan kecil kebutuhan mendesak dan aktivitas perdagangan secara keseluruhan lesu. Di segmen tanah jarang menengah-berat, logam terbium turun cukup tajam, dengan kesepakatan harga tinggi terus menghadapi resistensi dan pemasok semakin menawarkan diskon untuk menggerakkan pengiriman. Kuotasi paduan disprosium-besi bertahan stabil di tengah permintaan yang lesu.
4 jam yang lalu
Korea Selatan dan Lima Negara Asia Tengah Membangun Kerangka Rantai Pasokan Mineral Kritis
5 jam yang lalu
Korea Selatan dan Lima Negara Asia Tengah Membangun Kerangka Rantai Pasokan Mineral Kritis
Baca Selengkapnya
Korea Selatan dan Lima Negara Asia Tengah Membangun Kerangka Rantai Pasokan Mineral Kritis
Korea Selatan dan Lima Negara Asia Tengah Membangun Kerangka Rantai Pasokan Mineral Kritis
Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Korea Selatan mengumumkan pada 17 September bahwa 9 dokumen kerja sama industri dan rantai pasok tingkat pemerintah telah ditandatangani dengan lima negara Asia Tengah selama pertemuan yang diadakan pada 14 hingga 16 September. Ini adalah pertama kalinya dalam 34 tahun hubungan diplomatik Korea Selatan dan kelima negara tersebut secara bersama-sama membahas kerja sama industri dan rantai pasok mineral penting, termasuk litium dan tanah jarang. Dokumen-dokumen tersebut terdiri dari satu nota kesepahaman kerja sama industri dan rantai pasok multilateral serta delapan perjanjian bilateral. Korea Selatan dan Uzbekistan sepakat untuk membangun platform kerja sama siklus penuh yang mencakup eksplorasi dan pengolahan mineral penting. Sektor swasta menandatangani 116 nota kesepahaman: 78 melibatkan Kazakhstan, 5 Uzbekistan, 14 Turkmenistan, dan 19 pada KTT Bisnis Korea–Asia Tengah.
5 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 16 September
21 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 16 September
Baca Selengkapnya
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 16 September
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 16 September
21 jam yang lalu
China Rare Earth Summit: Post-COVID Rebound in China Rare Earth Market 2020 - Shanghai Metals Market (SMM)