MCC's Saindak copper smelter was shut down for nearly 10 months before resuming production.

Telah Terbit: Jul 17, 2020 16:22

SMM7 March 17: the smelter of the, MCC Saindak project resumed production on July 9th. After about 10 months of shutdown, MCC's Saindak Project smelter has resumed work and produced its first batch of crude copper this week.

The Saindak copper smelter had stopped production since November 2019 due to the Xinguan epidemic and the factory's winter vacation.

The Saindak project manager says smelting is a core part of the project. The first batch of crude copper produced means that the Saindak project has restored complete mineral processing, mining and smelting processes while preventing and controlling epidemics.

(MCC Group) of China Metallurgical Group is the longest-running construction force in China's iron and steel industry, and is a pioneer and main force in this field.

Saindak Copper and Gold Mine in Pakistan is located near the town of Saindak in Balochistan. It is estimated that the ore reserves of the mine are 412 million tons.

Scan the QR code and join the SMM metal communication group.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Peningkatan Ekonomi Tambang Polimetalik Boumadine di Maroko
7 jam yang lalu
Peningkatan Ekonomi Tambang Polimetalik Boumadine di Maroko
Baca Selengkapnya
Peningkatan Ekonomi Tambang Polimetalik Boumadine di Maroko
Peningkatan Ekonomi Tambang Polimetalik Boumadine di Maroko
7 jam yang lalu
Kamp Tambang Tembaga-Emas Panguna Diserang, Menyoroti Risiko Keamanan terhadap Pembangunan Kembali
8 jam yang lalu
Kamp Tambang Tembaga-Emas Panguna Diserang, Menyoroti Risiko Keamanan terhadap Pembangunan Kembali
Baca Selengkapnya
Kamp Tambang Tembaga-Emas Panguna Diserang, Menyoroti Risiko Keamanan terhadap Pembangunan Kembali
Kamp Tambang Tembaga-Emas Panguna Diserang, Menyoroti Risiko Keamanan terhadap Pembangunan Kembali
Pemerintah Otonom Bougainville menyatakan bahwa kamp milik Lloyds Panguna Metals & Energy Limited di tambang tembaga-emas Panguna diserang pada 13 September. Personel dianiaya dan mesin-mesin dirusak dalam serangan pembakaran. Pihak berwenang belum mengungkapkan tingkat cedera atau kerugian peralatan. Presiden Ishmael Toroama mengutuk insiden tersebut dan menyatakan pemerintah akan terus mengupayakan pembangunan kembali tambang itu.
8 jam yang lalu
NICICO Menempatkan Sumber Daya Bijih Tembaga Iran pada 24,5 Miliar Ton; Pengeboran Eksplorasi Mendekati 200.000 Meter
8 jam yang lalu
NICICO Menempatkan Sumber Daya Bijih Tembaga Iran pada 24,5 Miliar Ton; Pengeboran Eksplorasi Mendekati 200.000 Meter
Baca Selengkapnya
NICICO Menempatkan Sumber Daya Bijih Tembaga Iran pada 24,5 Miliar Ton; Pengeboran Eksplorasi Mendekati 200.000 Meter
NICICO Menempatkan Sumber Daya Bijih Tembaga Iran pada 24,5 Miliar Ton; Pengeboran Eksplorasi Mendekati 200.000 Meter
Menurut laporan media Iran yang mengutip Seyed Mostafa Feiz, CEO Perusahaan Industri Tembaga Nasional Iran (NICICO), sumber daya bijih tembaga geologis Iran naik menjadi 24,5 miliar ton dari 22,2 miliar ton pada awal tahun Iran, naik 10,6%. Cadangan yang dapat ditambang (dapat dirancang) meningkat menjadi 18,2 miliar ton dari 16,8 miliar ton, sementara 198.462 meter pengeboran eksplorasi diselesaikan dalam lima bulan pertama—sekitar 40% dari target setahun penuh sebesar 500.000 meter. Di Miduk, cadangan yang dapat ditambang naik 123% menjadi 1,77 miliar ton dan sumber daya geologis meningkat 186% menjadi 2,883 miliar ton. Cadangan yang dapat ditambang di klaster Sarcheshmeh mencapai 7,7 miliar ton dengan kadar rata-rata 0,41%, dengan izin operasi tambang diperpanjang hingga tahun Iran 1429 (sekitar 2050–51). Total material yang diekstraksi selama periode tersebut melampaui 153 juta ton, naik sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya; angka ini mencakup bijih sulfida, material oksida, dan batuan sisa, dan bukan produksi tembaga. Basis sumber daya dan cadangan yang diperluas mendukung potensi pengembangan jangka panjang Iran, tetapi tidak berarti peningkatan pasokan dalam waktu dekat.
8 jam yang lalu