Macro Roundup (Jun 3)

Telah Terbit: Jun 3, 2020 08:59
The US dollar eased further on Tuesday while stocks on Wall Street extended their trek rally, as cheer over business reopenings continued to outweigh concerns about US-China tensions and mass protests across the US.

SHANGHAI, Jun 3 (SMM) – This is a roundup of global macroeconomic news last night and what is expected in the day ahead.

 

The US dollar eased further on Tuesday while stocks on Wall Street extended their trek rally, as cheer over business reopenings continued to outweigh concerns about US-China tensions and mass protests across the US.

 

The dollar index, which gauges the greenback against a basket of major currencies, fell for a sixth straight day and plumbed the lowest since March 13 at 97.4335.

 

Optimism around reopening businesses, coupled with expectations that major producers will agree to extend output cuts during a video conference likely to be held this week, meanwhile, helped oil prices to continue their rally.

 

The Organization of the Petroleum Exporting Countries and others including Russia, a grouping known as OPEC+, are considering extending their production cuts of 9.7 million barrels per day (bpd), or about 10% of global production, into July or August, at a meeting expected to be held on June 4.

 

Oil prices surged in the morning of Asian hours on Wednesday in the wake of data from the industry group American Petroleum Institute (API) showing a decline in US crude supplies for last week.

 

The API reported late Tuesday that US crude supplies fell by 483,000 barrels for the week ended May 29. The API data also showed gasoline stockpiles edged up by 1.7 million barrels last week, while distillate inventories climbed by 5.9 million barrels. Inventory data from the Energy Information Administration (EIA) will be released Wednesday.

 

LME nonferrous metals, except for zinc, closed higher on Tuesday, with lead surging nearly 2.4% to lead the gains. Nickel jumped 2.2%, tin rose 1.7%, aluminium climbed 1.4% and copper advanced 0.6%.

 

SHFE nonferrous metals performed similarly in overnight trading. Nickel rose 1.4%, tin and copper advanced more than 1%, lead crept up 0.7% and aluminium inched up 0.3%, while zinc edged down 0.1%.

 

Australia’s central bank held rates at all-time lows on Tuesday and sounded less gloomy as the economy gradually reopens during what is likely to be the worst quarter since the Great Depression of the 1930s.

 

US private sector employment report from the ADP will be released on Wednesday. Analysts are expecting a loss of 8.75 million jobs in May. This comes after payrolls hemorrhaged more than 20 million jobs in April as companies sliced workers amid a coronavirus-induced shutdown that took most of the US economy offline. April marked the worst job loss in the history of the ADP report.

 

US Markit Services purchasing managers’ index (PMI) and ISM Non-manufacturing survey will also come out on Wednesday. 

 

Other economic data slated for release Wednesday include China’s Caixin/Markit Services PMI and Germany’s unemployment rate for May.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
3 jam yang lalu
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Baca Selengkapnya
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
3 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
4 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Baca Selengkapnya
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
**Berita SMM, 17 September:** Semalam, anggota Federal Reserve dengan suara bulat mendukung kenaikan suku bunga, hasil yang jarang terjadi, dan kenaikan suku bunga berturut-turut lebih lanjut masih mungkin terjadi. Logam mulia berada di bawah tekanan penurunan yang berkelanjutan akibat berita kenaikan suku bunga, memicu penurunan mendadak harga rhodium setelah kenaikan sebelumnya. Beberapa pelaku pasar mencatat bahwa likuiditas penjualan telah mengering secara signifikan selama dua hari terakhir, dan likuidasi paksa pada harga yang lebih rendah menyebabkan rhodium jatuh tajam.
4 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
4 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Baca Selengkapnya
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
[SMM Flash] Bravo Mining telah melaporkan hasil pengeboran infill dan step-out lebih lanjut dari proyek paladium-platina-rodium-emas-nikel Luanga yang 100% dimilikinya di Pará, Brasil. Hasil dari Sektor Tengah mencakup 53,85 m dengan kadar 2,83 g/t PGM+Au dan 0,16% Ni, termasuk 5,01 m dengan kadar 10,68 g/t PGM+Au dan 0,40% Ni. Intersepsi lainnya mencakup 39,75 m dengan kadar 3,02 g/t PGM+Au dan 0,32% Ni serta 52,45 m dengan kadar 2,06 g/t PGM+Au dan 0,11% Ni. Bravo menyatakan bahwa pengeboran terbaru menunjukkan kontinuitas mineralisasi di kedalaman dan memberikan potensi untuk memperluas serta meningkatkan sumber daya Luanga yang ada. Hasil dari program yang sedang berjalan diharapkan dapat mendukung estimasi sumber daya mineral terbaru yang ditargetkan pada kuartal pertama 2027. Kombinasi paladium, platina, rodium, dan nikel di Luanga menjadikan proyek ini relevan untuk diversifikasi geografis pasokan PGM di masa depan. Namun, hasil terbaru ini merupakan intersepsi eksplorasi dan bukan merupakan cadangan mineral atau panduan produksi di masa depan.
4 jam yang lalu