Coronavirus provides an opportunity for Chinese EV makers

Telah Terbit: Apr 3, 2020 15:31
The coronavirus crisis is providing Chinese manufacturers of electric vehicles and EV batteries with more time to brace for competition from foreign rivals, as factories outside China are shuttered and Beijing would extend subsidies for new energy vehicles to 2022.



The State Council, China’s cabinet, on Tuesday announced the two-year extension, among other measures, aimed at reviving its car market which has been hit hard by the pandemic outbreak and slumping demand. Originally, the subsidies were to be terminated at the end of this year.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Kebijakan Nikel Indonesia Dorong Harga Naik, Pabrik Baja Tunjukkan Sentimen Positif Jelang Libur
10 jam yang lalu
Kebijakan Nikel Indonesia Dorong Harga Naik, Pabrik Baja Tunjukkan Sentimen Positif Jelang Libur
Read More
Kebijakan Nikel Indonesia Dorong Harga Naik, Pabrik Baja Tunjukkan Sentimen Positif Jelang Libur
Kebijakan Nikel Indonesia Dorong Harga Naik, Pabrik Baja Tunjukkan Sentimen Positif Jelang Libur
[SMM Nickel Flash] Di sisi hulu, berita mengenai biaya bijih nikel Indonesia dan kebijakan windfall tax mendukung keinginan untuk mempertahankan harga, smelter umumnya menahan penjualan dengan prospek bullish, dan kuotasi NPI kadar tinggi ikut naik. Di sisi hilir, pabrik baja menunjukkan sentimen pembelian yang relatif positif sebelum libur. Meskipun sebagian besar pabrik baja mempertahankan sikap wait-and-see setelah libur, pasar secara keseluruhan masih bertahan dengan baik.
10 jam yang lalu
SMM Nickel Flash: Indeks Sentimen NPI Kadar Tinggi Turun ke 3,05, Hulu Membaik, Hilir Menurun
10 jam yang lalu
SMM Nickel Flash: Indeks Sentimen NPI Kadar Tinggi Turun ke 3,05, Hulu Membaik, Hilir Menurun
Read More
SMM Nickel Flash: Indeks Sentimen NPI Kadar Tinggi Turun ke 3,05, Hulu Membaik, Hilir Menurun
SMM Nickel Flash: Indeks Sentimen NPI Kadar Tinggi Turun ke 3,05, Hulu Membaik, Hilir Menurun
[SMM Nickel Flash] Pada 6 Mei, indeks sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM berada di 3,05, turun 0,04 MoM. Indeks sentimen hulu NPI kadar tinggi berada di 3,6, naik 0,02 MoM. Indeks sentimen hilir NPI kadar tinggi berada di 2,5, turun 0,1 MoM.
10 jam yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Harga Ekspor Baja Tahan Karat Indonesia Naik $30/mt
12 jam yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Harga Ekspor Baja Tahan Karat Indonesia Naik $30/mt
Read More
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Harga Ekspor Baja Tahan Karat Indonesia Naik $30/mt
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Harga Ekspor Baja Tahan Karat Indonesia Naik $30/mt
Pada 6 Mei 2026, setelah suspensi singkat di pagi hari, salah satu pabrik baja tahan karat Indonesia menaikkan kuotasi ekspor di semua seri sebesar $30/mt. Menurut analisis SMM, kenaikan ini didorong oleh konvergensi kebijakan positif selama periode libur dan munculnya ekspektasi "windfall tax", yang menyalurkan premi biaya langsung ke produk hilir. Penawaran FOB 304 CRC Indonesia kini berada di kisaran sekitar $2.227/mt. Sentimen bullish diperkirakan akan menyebar ke seluruh Asia karena lantai biaya yang menguat menekan produsen regional lainnya untuk mengikuti langkah serupa.
12 jam yang lalu