China issues import quotas for another 7,970 mt of copper scrap

Telah Terbit: Dec 4, 2019 14:10
This is expected to be the last issuance on copper scrap quotas for 2019

SHANGHAI, Dec 4 (SMM) – China on Wednesday granted a new batch of import quotas of 7,970 mt for high-grade Category Six copper scrap, down from the approved volume of 11,110 mt in the previous batch.

This is expected to be the last issuance on copper scrap quotas for 2019, and more quotas for 2020 will be released before end December. 

The China Solid Waste and Chemicals Management Bureau has allowed a cumulative total of 560,700 mt of Category Six copper scrap to enter China so far, following import restrictions on such materials on July 1. 

This equates to 449,000 mt in Cu content, based on an average grade of 80%, SMM calculates.  

Customs data showed that China imported 468,100 mt of copper scrap in July-October. This means that only 92,600 mt of quotas were left for November and December. 

According to SMM calculations based on customs data, domestic imports of copper scrap stood at 96,756 mt in October, down 41.15% from a month ago and 53.29% from a year ago.

  

Most companies had used up their import quotas since mid- to late- October, and arrivals at ports in the fourth quarter were mostly previously-ordered cargoes, SMM learned. 

A few number of importers have started to order copper scrap products for February 2020 delivery. 

Scrap import quotas will continue to shrink in 2020, but Chinese authorities are expected to implement reclassification policy in March or the second quarter next year, allowing high-quality copper scrap to enter as a resource before the import of copper scrap is banned by end 2020. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Trump Umumkan Investasi US$3 Miliar dalam Proyek Mineral Penting dan Baterai untuk Keamanan Nasional AS
13 jam yang lalu
Trump Umumkan Investasi US$3 Miliar dalam Proyek Mineral Penting dan Baterai untuk Keamanan Nasional AS
Baca Selengkapnya
Trump Umumkan Investasi US$3 Miliar dalam Proyek Mineral Penting dan Baterai untuk Keamanan Nasional AS
Trump Umumkan Investasi US$3 Miliar dalam Proyek Mineral Penting dan Baterai untuk Keamanan Nasional AS
Presiden AS Trump mengumumkan pada hari Jumat bahwa pemerintah AS akan menginvestasikan 3 miliar dolar AS dalam berbagai proyek mineral kritis dan baterai guna meningkatkan kapasitas domestik serta mendukung tujuan keamanan nasional dan kebijakan industri. Dalam pertemuan meja bundar di Departemen Luar Negeri AS, Trump mengatakan kepada lebih dari 200 eksekutif pertambangan, investor, akademisi, dan pejabat pemerintah bahwa AS kurang memberikan perhatian pada sektor pertambangan dalam beberapa tahun terakhir, dan bahwa mineral kritis sangat penting bagi ekonomi dan keamanan nasional AS.
13 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Chili Mencapai $5,37 Miliar pada Juli, Surplus Perdagangan di Bawah Ekspektasi
13 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Chili Mencapai $5,37 Miliar pada Juli, Surplus Perdagangan di Bawah Ekspektasi
Baca Selengkapnya
Ekspor Tembaga Chili Mencapai $5,37 Miliar pada Juli, Surplus Perdagangan di Bawah Ekspektasi
Ekspor Tembaga Chili Mencapai $5,37 Miliar pada Juli, Surplus Perdagangan di Bawah Ekspektasi
Bank Sentral Chile mengumumkan pada hari Jumat bahwa nilai ekspor tembaga Chile, produsen tembaga terbesar di dunia, mencapai US$5,37 miliar pada bulan Juli, naik 22,7% dari tahun sebelumnya. Bank sentral tersebut mengatakan surplus perdagangan negara itu pada bulan tersebut adalah US$1,99 miliar, di bawah US$2,38 miliar yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei.
13 jam yang lalu
Indonesia Kembali Mengekspor Mineral Setelah Masalah Deteksi Unsur Tanah Jarang Teratasi
13 jam yang lalu
Indonesia Kembali Mengekspor Mineral Setelah Masalah Deteksi Unsur Tanah Jarang Teratasi
Baca Selengkapnya
Indonesia Kembali Mengekspor Mineral Setelah Masalah Deteksi Unsur Tanah Jarang Teratasi
Indonesia Kembali Mengekspor Mineral Setelah Masalah Deteksi Unsur Tanah Jarang Teratasi
Pada hari Jumat, Kantor Presiden Indonesia menyatakan bahwa ekspor mineral yang sempat terhambat akibat terdeteksinya unsur tanah jarang (UTJ) telah dilanjutkan, dengan kargo aluminium hidroksida dan alumina dimuat dan dikirim dari Provinsi Kalimantan Barat. Kepala Staf Kepresidenan Abdurachman Dudung mengatakan dalam pernyataannya bahwa produk alumina yang diproduksi oleh PT Indonesia Chemical Alumina sebelumnya tertahan karena "perbedaan penafsiran" terhadap kebijakan kandungan unsur tanah jarang dalam ekspor logam.
13 jam yang lalu
China issues import quotas for another 7,970 mt of copper scrap - Shanghai Metals Market (SMM)