Zinc social inventories fell as downstream consumers bought on dips

Telah Terbit: Nov 15, 2019 15:21
Stocks decreased by 6,400 mt from a week ago to 135,100 mt as of Nov 15

SHANGHAI, Nov 15 (SMM) – Social inventories of refined zinc across Shanghai, Tianjin and Guangdong decreased by 6,400 mt from last Friday November 8 and 5,300 mt from Monday November 11 to 135,100 mt as of November 15, showed SMM data.

Shanghai and Guangdong contributed to the inventory decline, shrinking 7,000 mt and 3,500 mt on the week, respectively, as downstream consumers stepped up purchases after prices fell.

Despite a moderate decline in arrivals, stocks in Guangdong decreased as end-market demand remained robust.

Downstream consumers in Tianjin, however, held back from purchasing, bolstering zinc stocks across local social warehouses by 4,100 mt this week, even as transport troubles limited arrivals.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Perdagangan Lembaran Baja Galvanis Tiongkok Tetap Kuat pada Paruh Pertama 2026, tetapi Pemulihan Paruh Kedua Menghadapi Hambatan Eksternal
11 jam yang lalu
[SMM Analysis] Perdagangan Lembaran Baja Galvanis Tiongkok Tetap Kuat pada Paruh Pertama 2026, tetapi Pemulihan Paruh Kedua Menghadapi Hambatan Eksternal
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Perdagangan Lembaran Baja Galvanis Tiongkok Tetap Kuat pada Paruh Pertama 2026, tetapi Pemulihan Paruh Kedua Menghadapi Hambatan Eksternal
[SMM Analysis] Perdagangan Lembaran Baja Galvanis Tiongkok Tetap Kuat pada Paruh Pertama 2026, tetapi Pemulihan Paruh Kedua Menghadapi Hambatan Eksternal
Berdasarkan data kepabeanan terbaru, total ekspor lembaran baja galvanis Tiongkok pada Januari–Juni 2026 mencapai 6,7066 juta ton, turun 3,13% YoY, sementara impor mencapai 327.500 ton, turun 14,78% YoY. Secara keseluruhan, meskipun ekspor melemah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penurunannya masih relatif terbatas, menunjukkan ketangguhan ekspor lembaran baja galvanis Tiongkok.
11 jam yang lalu
Tinjauan Impor dan Ekspor Lembaran Galvanis Semester I 2026 dan Prospek Semester II [Analisis SMM]
11 jam yang lalu
Tinjauan Impor dan Ekspor Lembaran Galvanis Semester I 2026 dan Prospek Semester II [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Tinjauan Impor dan Ekspor Lembaran Galvanis Semester I 2026 dan Prospek Semester II [Analisis SMM]
Tinjauan Impor dan Ekspor Lembaran Galvanis Semester I 2026 dan Prospek Semester II [Analisis SMM]
[Analisis SMM: Tinjauan Impor dan Ekspor Lembaran Galvanis Semester I 2026 serta Prospek Semester II] Menurut data bea cukai, dari Januari hingga Juni 2026, ekspor kumulatif lembaran galvanis Tiongkok mencapai 6,7066 juta ton, turun 3,13% YoY; impor kumulatif mencapai 327.500 ton, turun 14,78% YoY. Secara keseluruhan, meskipun ekspor lembaran galvanis Tiongkok pada semester I mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penurunannya relatif terbatas...
11 jam yang lalu
[Analisis SMM] Impor Konsentrat Seng China Meningkat pada Semester Pertama 2026, tetapi Fundamental yang Mengetat Membayangi Prospek
11 jam yang lalu
[Analisis SMM] Impor Konsentrat Seng China Meningkat pada Semester Pertama 2026, tetapi Fundamental yang Mengetat Membayangi Prospek
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Impor Konsentrat Seng China Meningkat pada Semester Pertama 2026, tetapi Fundamental yang Mengetat Membayangi Prospek
[Analisis SMM] Impor Konsentrat Seng China Meningkat pada Semester Pertama 2026, tetapi Fundamental yang Mengetat Membayangi Prospek
Menurut data Bea Cukai China, China mengimpor 2,7616 juta ton (berat kotor) konsentrat seng selama Januari–Juni 2026, naik 8,98% secara tahunan, dengan impor keseluruhan mencatat pertumbuhan moderat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
11 jam yang lalu