China lifted rare earth production quotas for 2019

Telah Terbit: Nov 14, 2019 11:36
The adjustment was in line with the market appeal for more supply of the prized minerals

SHANGHAI, Nov 14 (SMM) – China raised the 2019 quotas of rare earth output for six state-owned mining companies, according to a statement by the Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) published on November 8. 

The adjustment was in line with the market appeal for more supply of the prized minerals. 

The full-year rare earth mining quota rose 12,000 mt from 2018, all for light rare earth elements, to 132,000 mt for 2019, with the quota for rare earth smelting and separation up 12,001 mt, standing at 127,000 mt. 

Mining quota for medium- and heavy- rare earth, meanwhile, remained unchanged from 2018. 

MIIT typically issues the rare earth quotas twice a year for each six-month period. 

Quotas for the first half of this year were set at 60,000 mt for mining and 57,500 mt for smelting and separation.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
13 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
Baca Selengkapnya
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
New Delhi dan Moskow berupaya memperluas kerja sama dari eksplorasi mineral hingga material canggih.
13 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
15 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
Baca Selengkapnya
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
15 jam yang lalu
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
18 jam yang lalu
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Baca Selengkapnya
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Meskipun industri memperingatkan bahwa aturan baru dapat meredam minat investasi asing, Kongres Brasil telah mengesahkan RUU mineral kritis yang memberikan pemerintah kewenangan lebih besar untuk meninjau kesepakatan pertambangan. Perekonomian terbesar di Amerika Latin ini memiliki cadangan tanah jarang terbesar kedua di dunia dan kaya akan mineral kritis lain yang dibutuhkan untuk ponsel pintar, kendaraan listrik, dan drone militer. RUU tersebut kini menunggu tanda tangan Presiden Lula. Lula telah mendesak Kongres untuk memajukan legislasi tersebut, memasukkannya ke dalam platform kampanyenya yang berpusat pada kedaulatan nasional. Ia meyakini Brasil tidak boleh sekadar mengekspor sumber daya mineral yang banyak digunakan di berbagai industri, tetapi juga harus mengolahnya di dalam negeri untuk mempertahankan lebih banyak nilai di dalam negeri. Teks RUU yang disetujui Senat mencakup pembentukan komite khusus dengan kewenangan untuk menyetujui perubahan kendali di perusahaan pertambangan. Ini berarti akuisisi asing yang bertentangan dengan kepentingan strategis pemerintah dapat diblokir di masa depan.
18 jam yang lalu