Shanghai nickel rose after export ban report on Indonesian nickel ore

Telah Terbit: Oct 29, 2019 15:10
Most nickel ore traders and mines have not received official notice about the immediate ban

SHANGHAI, Oct 29 (SMM) – Shanghai nickel prices moved higher on Tuesday October 29 after reports on Indonesia is halting nickel ore exports immediately. Indonesia's investment agency chief Bahlil Lahadalia said on Monday October 28 that some local nickel miners had agreed to stop exporting nickel ore with immediate effect.

In addition, it was also heard that exports to be shipped from Indonesia will be bought by local smelters at an international price level, excluding taxes and transfer cost.

Some Indonesian plants confirmed that the export ban was carried out with immediate effect, while most traders and mines have not received official notice about an immediate ban,  market participants told SMM. 

The statement followed after a sudden check on the illegal export of nickel ore across Indonesian mines last Friday night. SMM learned that some export vessels were detained for inspection, and delivery from some mines was halted. 

According to an SMM survey, the inspection targeted exports of nickel ore with a grade above 1.65% and shipments by miners without export quotas. 

As of October 29, the Indonesian government has not announced specific penalties for non-compliance.

Indonesia, the world's biggest nickel ore producer, in late-August brought forward the ban on nickel ore export to January 2020 from an original schedule of 2022.

The most-traded nickel December contract on the Shanghai Futures Exchange hit a high of 136,630 yuan/mt on October 29, the highest level over the past two weeks, before it trimmed gains and ended 0.17% lower on the day at 132,640 yuan/mt. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
20 jam yang lalu
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
Baca Selengkapnya
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
[SMM Kilasan Nikel] Pada 4 September, NPI kadar tinggi spot semakin melemah, dengan sinyal jelas penurunan harga. Pelemahan berkelanjutan pada baja nirkarat menekan harga NPI, dan sebagian pedagang memilih untuk mengirim barang lebih awal, memperkuat divergensi sentimen pasar.
20 jam yang lalu
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
20 jam yang lalu
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
Baca Selengkapnya
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
[SMM Kilasan Nikel] Pada 4 September, faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM berada di angka 1,75, turun 0,02 dibanding bulan sebelumnya. Faktor sentimen hulu untuk NPI kadar tinggi adalah 1,84, turun 0,03 dibanding bulan sebelumnya, sementara faktor sentimen hilir untuk NPI kadar tinggi adalah 1,65, turun 0,02 dibanding bulan sebelumnya. Pelemahan pada NPI kadar tinggi spot semakin meningkat.
20 jam yang lalu
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
20 jam yang lalu
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
Baca Selengkapnya
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
[SMM Kilat Nikel] Harga bijih nikel China tetap stabil minggu ini, sementara harga bijih nikel Indonesia sedikit menurun. Namun, didorong oleh kenaikan berkelanjutan harga kokas domestik, biaya bahan bantu untuk peleburan meningkat baik di China maupun Indonesia. Ditambah dengan tarif angkutan laut dari Indonesia ke China yang tetap tinggi, berbagai faktor menekan margin peleburan, sehingga profitabilitas produksi NPI di China dan Indonesia berada di bawah tekanan minggu ini.
20 jam yang lalu