Zinc prices to face further pressure from inventory, seasonal lull

Telah Terbit: Jun 17, 2019 18:46
Backwardation eased as the spread between the Jun and Jul contract narrowed to around 200 yuan/mt upon closing on Jun 17

SHANGHAI, Jun 17 (SMM) – Higher social inventories of refined zinc and a release of smelting capacity will keep the supply of zinc sufficient in the short term. This, together with a prospect of slower operation across key zinc downstream sectors in June and a seasonal lull in July-August, are set to pressure on zinc prices, SMM believes. 

Three out of four futures analysts expressed their pessimism over zinc prices in an interview with SMM on Monday June 17. They believed that there is further downside room in prices in the short term.

On Monday June 17, the font-month SHFE June contract was delivered at a settlement price of 20,560 yuan/mt, with a volume of 54,800 mt, the greatest since 2017.

The backwardation of SHFE zinc contracts eased as the price spread between the June and July contract narrowed to around 200 yuan/mt upon closing on Monday June 17, compared with the previous 700 yuan/mt. 

SMM data showed that social inventories of refined zinc across Shanghai, Tianjin and Guangdong increased by 4,300 mt from Friday June 14, and by 14,200 mt from Monday June 10, to stand at 158,200 mt as of Monday June 17.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
1 jam yang lalu
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Baca Selengkapnya
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
[Pasokan bijih ketat menopang harga seng, SHFE seng konsolidasi dan rebound pada sesi siang] Kontrak SHFE seng 2611 sesi siang dibuka pada 26.145 yuan/mt, turun ke 26.100 yuan/mt pada perdagangan awal, kemudian naik perlahan menyentuh tertinggi 26.310 yuan/mt, dan akhirnya ditutup pada 26.300 yuan/mt, naik 130 yuan/mt dari penutupan sesi malam, kenaikan 0,50%. Volume perdagangan turun menjadi 50.421 lot, sementara open interest naik 1.560 lot menjadi 125.000 lot......
1 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
3 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Baca Selengkapnya
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Menurut pengumuman Shengda Resources pada 15 September, anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki, Inner Mongolia Guangda Mining, baru-baru ini menyelesaikan pembaruan hak penambangan untuk tambang perak-timbal-seng Dadi di Keshiketeng Banner, Mongolia Dalam. Anak perusahaan tersebut memperoleh Sertifikat Kepemilikan Properti (Hak Penambangan) dan Izin Penambangan yang diterbitkan oleh Biro Sumber Daya Alam Kota Chifeng.
3 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
3 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 16 Sep 2026
3 jam yang lalu