Exports of silicon metal drop to lowest in 3 years

Telah Terbit: May 28, 2019 18:55
The decline came after exports gained 92.2% month on month in Mar

SHANGHAI, May 28 (SMM) – China's exports of silicon metal in April shrank 20.4% on the month to the lowest in nearly three years of 57,000 mt, after they gained 92.2% on the month in March, showed data from China Customs on Tuesday May 28. 

On a yearly basis, exports decreased by 11.8% in April, after a drop of 1.9% in March. This lowered exports in January-April by 10.6% on the year, to 234,000 mt. 

April saw only a few spot trades with overseas consumers, except for regular deliveries for long-term contracts. Sluggish overseas demand drove some domestic major silicon producers to postpone their shipments. 

SMM learned that inventories at domestic traders depleted slowly in April, and stocks at ports remained high on the year. Inventory backlog caused poor cash flows at traders and constrained their purchases. 

For May, tenders by foreign downstream producers for the second half of the year will improve trades. However, the actual demand will slow to recover and this will cap any rebound in silicon metal exports in May. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Tinjauan Mingguan Bijih Mangan] Pasar Spot Pulih, Pedagang Semakin Menahan Diri untuk Tidak Menjual
2 jam yang lalu
[SMM Tinjauan Mingguan Bijih Mangan] Pasar Spot Pulih, Pedagang Semakin Menahan Diri untuk Tidak Menjual
Baca Selengkapnya
[SMM Tinjauan Mingguan Bijih Mangan] Pasar Spot Pulih, Pedagang Semakin Menahan Diri untuk Tidak Menjual
[SMM Tinjauan Mingguan Bijih Mangan] Pasar Spot Pulih, Pedagang Semakin Menahan Diri untuk Tidak Menjual
Berita 4 September: Pelabuhan Tiongkok Utara: bongkahan Australia 46% di 40,3-40,8 yuan/mtu, naik WoW; semi-karbonat Afrika Selatan di 34-34,5 yuan/mtu, naik WoW; Gabon di 39,1-39,5 yuan/mtu, stabil WoW; besi tinggi Afrika Selatan di 28,8-29,3 yuan/mtu, naik WoW; besi sedang Afrika Selatan di 35,2-35,7 yuan/mtu, naik WoW. Pelabuhan Tiongkok Selatan: bongkahan Australia 46% di 42,7-43,2 yuan/mtu, stabil WoW; semi-karbonat Afrika Selatan di 36,3-36,8 yuan/mtu, stabil WoW; Gabon di 40,6-41,1 yuan/mtu, stabil WoW; besi tinggi Afrika Selatan di 30,2-30,7 yuan/mtu, stabil WoW; besi sedang Afrika Selatan di 37-37,5 yuan/mtu, stabil WoW. Pasar bijih mangan sedikit pulih, dengan pedagang semakin menahan penjualan, dan harga secara keseluruhan bergerak mendatar.
2 jam yang lalu
Ulasan Mingguan SMM Silikon Mangan: Harga berjangka SiMn bertahan stabil, pasar menunggu masuknya pengadaan baja
2 jam yang lalu
Ulasan Mingguan SMM Silikon Mangan: Harga berjangka SiMn bertahan stabil, pasar menunggu masuknya pengadaan baja
Baca Selengkapnya
Ulasan Mingguan SMM Silikon Mangan: Harga berjangka SiMn bertahan stabil, pasar menunggu masuknya pengadaan baja
Ulasan Mingguan SMM Silikon Mangan: Harga berjangka SiMn bertahan stabil, pasar menunggu masuknya pengadaan baja
Hingga Jumat ini, SiMn 6517 (tunai) di Tiongkok utara berada di 5.700-5.800 yuan/mt, naik WoW dari Jumat lalu. SiMn 6517 (tunai) di Tiongkok selatan berada di 5.750-5.850 yuan/mt, datar WoW dari Jumat lalu. SiMn 6014 (tunai) di Tiongkok selatan berada di 5.350-5.500 yuan/mt, naik WoW dari Jumat lalu. Baru-baru ini, futures SiMn terkonsolidasi dengan nada kuat. Sentimen bearish di pasar agak mereda, tetapi sentimen menunggu dan melihat masih mendominasi.
2 jam yang lalu
Rwanda Mencari Investasi India dalam Tantalum dan Mineral Penting Lainnya
3 jam yang lalu
Rwanda Mencari Investasi India dalam Tantalum dan Mineral Penting Lainnya
Baca Selengkapnya
Rwanda Mencari Investasi India dalam Tantalum dan Mineral Penting Lainnya
Rwanda Mencari Investasi India dalam Tantalum dan Mineral Penting Lainnya
[SMM Flash] Rwanda sedang mencari investasi India yang lebih besar di sektor mineral kritisnya, dengan menyoroti timah, tungsten, dan tantalum (3T) sebagai area potensial untuk kerja sama. Peluang tersebut dipresentasikan dalam acara investasi yang diselenggarakan oleh Komisi Tinggi Rwanda di India di Bengaluru. Rwanda berupaya memperluas pemrosesan mineral domestik dan memperoleh nilai lebih besar dari sumber dayanya, sementara India memperkuat rantai pasokan mineral kritis di luar negeri melalui berbagai inisiatif termasuk Misi Mineral Kritis Nasionalnya. Inisiatif ini menyusul pertemuan pertama Komite Perdagangan Bersama India-Rwanda yang diadakan di New Delhi pada 30–31 Juli, di mana mineral kritis diidentifikasi sebagai area prioritas untuk kerja sama bilateral. Kolaborasi potensial dapat mencakup eksplorasi geologi, pemrosesan, investasi, dan pengembangan rantai pasokan. Namun, tidak ada investasi tambang tantalum spesifik, paket pembiayaan, atau perjanjian offtake yang diumumkan, yang berarti perkembangan ini saat ini merupakan promosi investasi, bukan pasokan baru yang berkomitmen. Partisipasi India yang lebih besar pada akhirnya dapat mendiversifikasi investasi dan saluran hilir dalam industri 3T Rwanda.
3 jam yang lalu