[SMM translator] what is the impact of Glencore suspending cobalt supply to the Kamoto cobalt mine export?

Telah Terbit: Nov 7, 2018 08:58

SMM11, July 7: Glencore's subsidiary Katanga Minin in the Congo temporarily suspended cobalt exports from its Kamoto project after discovering high concentrations of uranium in its ores. Glencore said the levels of radioactive metals exceeded the acceptable limits for exports through major ports in Africa. The suspension is expected to continue from the fourth quarter of 2018 to the first two quarters of next year, and Katanga cobalt sales and output will be postponed to the second half of 2019.

Katanga's assets include the Kamoto underground mine and the KOV open pit mine, which provide sulfides and oxides, respectively. The company also owns the Luilu smelter for on-site production of refined copper and cobalt.

The Katanga mine produced 102600 metric tons of copper and 6500 metric tons of cobalt in the first nine months of 2018.

For the whole of 2018, Canon, a Swiss mining and commodities trader, is expected to produce 39000 metric tons of cobalt and 1.465 million metric tons of copper. Katanga is expected to produce about 11000 tons of cobalt and 150000 tons of copper.

Haitong Nonferrous said that the sales suspension so far has affected 1472 tons of finished cobalt, and the production of Kamoto will not be affected by the suspension. Kamoto is Glencore's main increase in cobalt production from 2018 to 2020. The company expects cobalt production to be 1.1,3.4 and 32000 tons, respectively. The company plans to build a new ion exchange system to remove uranium, which is expected to be operational by the end of the second quarter of 2019. However, until the necessary approval is obtained, the produced cobalt products will be stored on site and are expected to be sold by the end of the fourth quarter of 2019. When cobalt prices are low, mining companies tend to maintain prices by controlling production to the market. As a result, Glencore's resumption process, production and sales pace will be variable next year, which is expected to repair previous fears of a surge in supply next year.

(note: if copyright issues are involved, please contact SMM and we will deal with them in a timely manner.)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Korea Selatan akan Melonggarkan Regulasi untuk Mendorong Pertambangan Perkotaan
3 jam yang lalu
Korea Selatan akan Melonggarkan Regulasi untuk Mendorong Pertambangan Perkotaan
Baca Selengkapnya
Korea Selatan akan Melonggarkan Regulasi untuk Mendorong Pertambangan Perkotaan
Korea Selatan akan Melonggarkan Regulasi untuk Mendorong Pertambangan Perkotaan
Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup Korea Selatan akan meluncurkan proyek pengecualian regulasi untuk memulihkan mineral penting dari limbah proses semikonduktor, baterai bekas, dan panel surya yang sudah habis masa pakainya. Pemerintah berencana menguji teknologi yang memulihkan silikon, tembaga, titanium, dan tungsten dari limbah semikonduktor seperti silikon bekas dan target, sambil meninjau perubahan regulasi untuk menggunakan produk sampingan tersebut sebagai sumber daya sirkular, bukan limbah. Pemulihan mineral penting dari baterai bekas dan panel surya yang sudah habis masa pakainya juga akan dimasukkan dalam demonstrasi tersebut.
3 jam yang lalu
Kia Perkenalkan PBV PV7 Elektrifikasi Berukuran Besar untuk Pertama Kalinya
3 jam yang lalu
Kia Perkenalkan PBV PV7 Elektrifikasi Berukuran Besar untuk Pertama Kalinya
Baca Selengkapnya
Kia Perkenalkan PBV PV7 Elektrifikasi Berukuran Besar untuk Pertama Kalinya
Kia Perkenalkan PBV PV7 Elektrifikasi Berukuran Besar untuk Pertama Kalinya
Kia memperkenalkan PV7 untuk pertama kalinya di IAA Transportation 2026, pameran kendaraan komersial terbesar di dunia, yang digelar di Hanover, Jerman, pada 14 September. PV7 adalah PBV listrik khusus kedua Kia setelah PV5 yang diluncurkan tahun lalu. Model ini merupakan model besar yang menggabungkan struktur bodi fleksibel yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan dengan performa elektrifikasi, perangkat lunak dalam kendaraan, dan solusi operasional armada. PV7 dibangun di atas platform listrik PBV khusus Kia, E-GMP.S. Berdasarkan platform tersebut, Kia menghadirkan interior dan ruang kargo yang luas dan datar, sekaligus menerapkan baterai tegangan tinggi NCM 71,5 kWh dan 96,2 kWh, sistem penggerak listrik efisiensi tinggi, serta sistem pengisian daya 800 V. Model ini akan tersedia dalam versi Standard dan Long Range. Varian Long Range Cargo Long dapat menempuh jarak lebih dari 460 km berdasarkan standar WLTP Eropa, menurut pengukuran internal Kia.
3 jam yang lalu
SK Innovation Nyatakan Tidak Ada Rencana IPO untuk SK On
3 jam yang lalu
SK Innovation Nyatakan Tidak Ada Rencana IPO untuk SK On
Baca Selengkapnya
SK Innovation Nyatakan Tidak Ada Rencana IPO untuk SK On
SK Innovation Nyatakan Tidak Ada Rencana IPO untuk SK On
SK Innovation menyatakan pada 14 September bahwa saat ini tidak ada rencana restrukturisasi bisnis tambahan setelah merger penyerapan SK IE Technology (SKIET). Perusahaan telah melakukan restrukturisasi portofolio bisnis skala besar, atau penyeimbangan kembali, untuk memperbaiki struktur keuangannya, tetapi menyatakan belum ada keputusan yang diambil selain merger SKIET. SK Innovation juga menyatakan tidak sedang mempertimbangkan penawaran umum perdana (IPO) untuk SK On.
3 jam yang lalu