Macro Roundup (Feb 12)

Telah Terbit: Feb 12, 2019 08:26
Macro Roundup

SHANGHAI, Feb 12 (SMM) – This is a roundup of global macroeconomic news last night and what is expected today.

Last night

LME base metals traded lower on Monday. Zinc and lead dropped more than 2%, copper fell 0.9%, nickel slipped 0.8%, tin lost 0.4% and aluminium closed flat.

SHFE base metals, except for copper, saw similar performances overnight. Nickel saw the biggest loss of 1.5%, zinc declined 1%, lead slid 0.3%, tin fell 0.2% and aluminium sank 0.1% while copper gained 0.1%.

The US dollar index rose above 97 on Monday as an economic slowdown in Europe, weak emerging markets and the strong US job market drove investors to the safe-haven currency.

China's foreign exchange reserves rose to $3.0879 trillion at the end of January,showed data from the State Administration of Foreign Exchange (SAFE) on Monday. Reserves increased $15.2 billion, or 0.5%, from the end of December 2018.

It is believed that factors including stronger, non-dollar denominated currencies and higher prices of financial assets contributed to the rising reserves.

"Despite the unstable and uncertain international environment, China's forex reserves largely remained stable," said Wang Chunying, SAFE spokesperson and chief economist.

Day ahead

Economic data slated for release today include US December Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) and weekly crude inventory data from the American Petroleum Institute (API).

Chariman of the Federal Reserve, Jerome Powell, Fed governor Michelle Bowman, Governor of the Bank of England, Mark Carney and Bundesbank President Jens Weidmann will deliver speeches.

The OPEC monthly report is also due today.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Implats 2010 hingga 2025: Mengapa Lebih Banyak Logam Tidak Selalu Berarti Lebih Banyak Uang
18 jam yang lalu
【Analisis SMM】Implats 2010 hingga 2025: Mengapa Lebih Banyak Logam Tidak Selalu Berarti Lebih Banyak Uang
Baca Selengkapnya
【Analisis SMM】Implats 2010 hingga 2025: Mengapa Lebih Banyak Logam Tidak Selalu Berarti Lebih Banyak Uang
【Analisis SMM】Implats 2010 hingga 2025: Mengapa Lebih Banyak Logam Tidak Selalu Berarti Lebih Banyak Uang
Rekam operasional Implats 2010–2025 menunjukkan mengapa output yang lebih tinggi tidak selalu berarti laba yang lebih kuat. Harga logam, gangguan operasional, akuisisi, dan pergerakan mata uang membentuk kinerja. Harga paladium dan rhodium turun tajam setelah FY2021. Hasil FY2026 menunjukkan pemulihan, tetapi kekuatan yang bertahan lama bergantung pada operasi yang aman, pemrosesan yang andal, biaya yang disiplin, dan mengubah logam menjadi uang tunai, alih-alih hanya mengandalkan harga yang menguntungkan.
18 jam yang lalu
[SMM Logam Mulia Ekspres]
22 jam yang lalu
[SMM Logam Mulia Ekspres]
Baca Selengkapnya
[SMM Logam Mulia Ekspres]
[SMM Logam Mulia Ekspres]
Implats sedang menilai ulang nilai strategis proyek PGM Waterberg miliknya. Manajemen perusahaan baru-baru ini menyatakan bahwa rencana Waterberg yang direvisi, setelah pengurangan skala dan optimalisasi biaya modal, lebih menarik dibandingkan versi sebelumnya, dan proyek tersebut telah kembali masuk ke jalur pertumbuhan masa depan grup. Perkembangan ini juga mencerminkan kenyataan yang semakin mendesak bagi industri PGM Afrika Selatan: proyek yang mampu menghasilkan output tambahan dengan risiko lebih rendah dan intensitas modal yang wajar semakin langka.
22 jam yang lalu
[SMM Logam Mulia Ekspres]
22 jam yang lalu
[SMM Logam Mulia Ekspres]
Baca Selengkapnya
[SMM Logam Mulia Ekspres]
[SMM Logam Mulia Ekspres]
Proyek hidrogen hijau besar di Afrika Selatan telah mengambil langkah penting lainnya. Hive Hydrogen South Africa mengumumkan pada 15 September bahwa mereka secara resmi memberikan kontrak desain rekayasa front-end (FEED) untuk proyek hidrogen hijau dan amonia hijau senilai sekitar 5,8 miliar dolar AS kepada perusahaan rekayasa Spanyol Técnicas Reunidas. Proyek yang kini berada pada tahap pengembangan akhir ini dianggap sebagai inisiatif hidrogen hijau unggulan di Afrika Selatan dan salah satu proyek percontohan utama di bawah program Global Gateway Uni Eropa di negara tersebut.
22 jam yang lalu