China imports greater lithium concentrate, less raw ore in Q4

Telah Terbit: Feb 2, 2019 11:25
Imports of lithium raw ore stood at 183,500 mt in physical content in the fourth quarter, down 77% from the third quarter

SHANGHAI, Feb 2 (SMM) – China imported some 183,500 mt in physical content of lithium raw ore in the fourth quarter of 2018, down 77% from the third quarter and down 78.17% from the fourth quarter of 2017, according to the latest release of customs data. 

Imports of lithium concentrate, however, grew 3.06% on the quarter and 35.12% on the year, to stand at 397,800 mt in physical content in the last quarter of 2018. 

In December, imports of lithium concentrate fell 14.13% on the month but grew 37.07% on the year, to 141,400 mt. Imports of lithium raw ore registered 1,414 mt, sharply down 98.49% from November and down 99.53% from December 2017. 

Import prices of lithium raw ore gained 26.86% month on month and 8.99% year on year, averaging $130/mt in December. Lithium concentrate saw its import prices dip 1.71% on the month, but rise 25.9% on the year, to $754/mt. 

China's imports of lithium raw ore totalled 2.87 million mt in 2018, up 40.89% from a year earlier. Imports of lithium concentrate reached 1.37 million mt, up 37.01% on the year. Both were in physical content.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
1 jam yang lalu
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Baca Selengkapnya
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
1 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
1 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Baca Selengkapnya
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
**Berita SMM, 17 September:** Semalam, anggota Federal Reserve dengan suara bulat mendukung kenaikan suku bunga, hasil yang jarang terjadi, dan kenaikan suku bunga berturut-turut lebih lanjut masih mungkin terjadi. Logam mulia berada di bawah tekanan penurunan yang berkelanjutan akibat berita kenaikan suku bunga, memicu penurunan mendadak harga rhodium setelah kenaikan sebelumnya. Beberapa pelaku pasar mencatat bahwa likuiditas penjualan telah mengering secara signifikan selama dua hari terakhir, dan likuidasi paksa pada harga yang lebih rendah menyebabkan rhodium jatuh tajam.
1 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
2 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Baca Selengkapnya
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
[SMM Flash] Bravo Mining telah melaporkan hasil pengeboran infill dan step-out lebih lanjut dari proyek paladium-platina-rodium-emas-nikel Luanga yang 100% dimilikinya di Pará, Brasil. Hasil dari Sektor Tengah mencakup 53,85 m dengan kadar 2,83 g/t PGM+Au dan 0,16% Ni, termasuk 5,01 m dengan kadar 10,68 g/t PGM+Au dan 0,40% Ni. Intersepsi lainnya mencakup 39,75 m dengan kadar 3,02 g/t PGM+Au dan 0,32% Ni serta 52,45 m dengan kadar 2,06 g/t PGM+Au dan 0,11% Ni. Bravo menyatakan bahwa pengeboran terbaru menunjukkan kontinuitas mineralisasi di kedalaman dan memberikan potensi untuk memperluas serta meningkatkan sumber daya Luanga yang ada. Hasil dari program yang sedang berjalan diharapkan dapat mendukung estimasi sumber daya mineral terbaru yang ditargetkan pada kuartal pertama 2027. Kombinasi paladium, platina, rodium, dan nikel di Luanga menjadikan proyek ini relevan untuk diversifikasi geografis pasokan PGM di masa depan. Namun, hasil terbaru ini merupakan intersepsi eksplorasi dan bukan merupakan cadangan mineral atau panduan produksi di masa depan.
2 jam yang lalu