Fewer seaborne inflow to support zinc prices

Telah Terbit: Nov 15, 2018 10:25
China’s imports of zinc ingot in 2018 is likely to fall some 15% from 2017

SHANGHAI, Nov 14 (SMM) – The Chinese zinc market is likely to receive less support from fewer seaborne material inflows, which would keep domestic inventories at low levels, SMM expects.

Low stocks in the market have bolstered prices of Chinese zinc. This is supportive of zinc prices which are set to fall in the long run on concentrate supply growth. 

While seaborne arrivals are likely to boom in November-December after an open import arbitrage window in August-September generated shipments, zinc imports are unlikely to see substantial growth in the fourth quarter of 2018 given a high base a year earlier and as a major refined zinc smelter in South Korea suspended output in August for environmental reasons, which would reduce imports from the country.

SMM estimates China’s imports of zinc ingot in 2018 to fall some 15% from 2017.

As growth of domestic zinc supplies face bottlenecks, refined zinc inventories are unlikely to see substantial gains in near term without large inflows of seaborne materials. This is expected to slow the fall in zinc prices.

Zinc imports from South Korea and Australia expanded to 50% of the total imports after China inked a free trade agreement with them in 2015, exempting 0# zinc ingot from import tariffs.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
2 jam yang lalu
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Baca Selengkapnya
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Menurut pengumuman yang dirilis Zhongjin Lingnan pada 16 September, Tambang Timbal-Seng Fankou milik Perusahaan telah menyelesaikan perbaikan sesuai dengan persyaratan terkait dari Departemen Manajemen Darurat Provinsi Guangdong. Setelah melalui inspeksi penerimaan berturut-turut oleh otoritas pengawas keselamatan tingkat lebih tinggi, tambang tersebut akan kembali berproduksi mulai 17 September 2026.
2 jam yang lalu
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
5 jam yang lalu
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Baca Selengkapnya
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
[Pasokan bijih ketat menopang harga seng, SHFE seng konsolidasi dan rebound pada sesi siang] Kontrak SHFE seng 2611 sesi siang dibuka pada 26.145 yuan/mt, turun ke 26.100 yuan/mt pada perdagangan awal, kemudian naik perlahan menyentuh tertinggi 26.310 yuan/mt, dan akhirnya ditutup pada 26.300 yuan/mt, naik 130 yuan/mt dari penutupan sesi malam, kenaikan 0,50%. Volume perdagangan turun menjadi 50.421 lot, sementara open interest naik 1.560 lot menjadi 125.000 lot......
5 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
7 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Baca Selengkapnya
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Menurut pengumuman Shengda Resources pada 15 September, anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki, Inner Mongolia Guangda Mining, baru-baru ini menyelesaikan pembaruan hak penambangan untuk tambang perak-timbal-seng Dadi di Keshiketeng Banner, Mongolia Dalam. Anak perusahaan tersebut memperoleh Sertifikat Kepemilikan Properti (Hak Penambangan) dan Izin Penambangan yang diterbitkan oleh Biro Sumber Daya Alam Kota Chifeng.
7 jam yang lalu