New rebar standards to have minimal impact on output

Telah Terbit: Oct 24, 2018 11:05
New standards will drive up costs but healthy profit margins will ensure minimal impact on output

SHANGHAI, Oct 24 (SMM) – New standards on rebar specifications are likely to have a minimal impact on output at Chinese steelmakers as profit margins will remain healthy after standards push up costs, SMM expects.

The new standards, effective from November 1, is estimated to raise costs for rebar by 150-300 yuan/mt across mills whose steelmaking process includes or excludes blast furnaces, and mills that purchase billet to produce rebar. 

Mills with raw materials of iron ore or scrap are unlikely to cut output as the higher costs would not lower profit margins drastically.

Costs for mills that produce steel with iron ore are expected to grow by 0-300 yuan/mt. Current margins stand above 1,000 yuan/mt.

Across mills that produce steel with scrap, current margin stand at about 500 yuan/mt, and the new standards are expected to drive up costs by 200 yuan/mt.

Some rolling mills that purchase billet to produce rebar, however, fretted over an undersupplied market with alloy billet. Current adequate supplies of billet are likely to keep rolling mills operating in the black.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
26 Aug 2026 17:02
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Baca Selengkapnya
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
[Dinamika Perusahaan Baterai Timbal-Asam] Baru-baru ini, Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Wuhu menerbitkan opini persetujuan, dan analisis dampak lingkungan untuk proyek perakitan baterai timbal-karbon dengan kapasitas produksi tahunan 500.000 kVAh dari Anhui Motu Technology Group Co., Ltd. secara resmi disetujui. Perusahaan akan menerapkan berbagai langkah perlindungan lingkungan sesuai dengan persyaratan persetujuan analisis dampak lingkungan, melanjutkan pekerjaan pendahuluan selanjutnya, dan memulai konstruksi proyek setelah semua kondisi siap.
26 Aug 2026 17:02
PBOC Umumkan Operasi Reverse Repo Overnight dan MLF, Dongkrak Valuasi Logam Mulia
25 Aug 2026 11:32
PBOC Umumkan Operasi Reverse Repo Overnight dan MLF, Dongkrak Valuasi Logam Mulia
Baca Selengkapnya
PBOC Umumkan Operasi Reverse Repo Overnight dan MLF, Dongkrak Valuasi Logam Mulia
PBOC Umumkan Operasi Reverse Repo Overnight dan MLF, Dongkrak Valuasi Logam Mulia
[SMM Logam Mulia Ekspres] Bank Sentral China (PBoC) mengumumkan akan melakukan operasi reverse repo semalam mulai 27 Agustus hingga 1 September, dengan volume harian tidak melebihi 600 miliar yuan, dan akan melakukan operasi MLF satu tahun sebesar 500 miliar yuan pada 25 Agustus. Lingkungan likuiditas yang longgar mendukung valuasi logam mulia.
25 Aug 2026 11:32