Prices of rare earth to grow in high season

Telah Terbit: Aug 24, 2018 17:10
Prices of several rare earth products started to pick up on the week that ended Aug 24

SHANGHAI, Aug 24 (SMM) – Prices of several rare earth products started to pick up on the week that ended August 24, driven by downstream purchases as the traditional high season began. 

Prices of praseodymium-peodymium oxide averaged 322,500 yuan/mt as of Friday, up 2,000 yuan/mt from 320,500 yuan/mt on Thursday August 23, SMM assessed. This is down from a high of 347,500 yuan/mt at the end of June.

The high season and high costs of raw materials are expected to continue to buoy rare earth prices next week, SMM believes. However, prices may lack strong upward momentum in the medium-term as overall downstream demand is likely to fall on the year, market participants told SMM. 

Prices of cerium metal gained 3,000 yuan/mt to 44,000 yuan/mt as of Friday, after they held steady for a month, SMM data showed.

Supplies of cerium metal remained relatively tight. Recovered production was limited as producers in Baotou of Inner Mongolia struggled to return from environmental suspension. 

A supply glut lowered prices of europium oxide by 10,000 yuan/mt on the week to 290,000-300,000 yuan/mt as of Friday.  

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
15 jam yang lalu
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
Baca Selengkapnya
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
4 Agustus: Komentar Perdagangan Sore SMM Rare Earth
15 jam yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
17 jam yang lalu
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Baca Selengkapnya
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Malaysia Mempertimbangkan Pencabutan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah di Tengah Persaingan Global yang Semakin Ketat
Menurut laporan media asing, Malaysia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan ekspor sejumlah mineral tanah jarang yang belum diolah guna memperkuat posisinya dalam rantai pasok di berbagai industri, mulai dari manufaktur otomotif hingga pertahanan nasional dan barang konsumsi. Malaysia menangguhkan ekspor mineral tanah jarang mentah pada tahun 2024 untuk mendorong investasi di industri pengolahan dalam negeri—taktik yang umum di kalangan negara berkembang kaya sumber daya. Namun, seiring meningkatnya persaingan seputar mineral ini, pihak berwenang kini tengah menilai kelayakan pelonggaran pembatasan tersebut, menurut seorang pejabat senior pemerintah.
17 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
18 jam yang lalu
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Baca Selengkapnya
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
Trump Akan Hadiri Meja Bundar Pertambangan, Dorong Pengembangan Rantai Pasok Mineral Kritis
[SMM Rare Earth Flash] Menurut laporan media asing, Presiden AS Trump dijadwalkan menghadiri diskusi meja bundar pertambangan yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri AS pada hari Jumat, membahas pengembangan rantai pasok mineral kritis bersama para eksekutif dari sejumlah perusahaan pertambangan, dan lebih lanjut mendorong perluasan pasokan mineral kritis oleh AS dan sekutunya guna mengurangi ketergantungan terhadap China. Sumber menyebutkan pemerintahan Trump telah menjadikan mineral kritis sebagai prioritas strategis. Selain mendukung pengembangan tambang dan pembangunan kapasitas pengolahan, juga akan memperkuat pengembangan tenaga ahli pertambangan. Departemen Energi AS (DOE) dijadwalkan menyelenggarakan acara pengembangan tenaga kerja pertambangan pada periode yang sama, mengundang 14 perguruan tinggi pertambangan di seluruh AS untuk berpartisipasi, memperkuat kesiapan tenaga profesional pertambangan, serta menyediakan dukungan teknis dan sumber daya manusia bagi proyek-proyek mineral kritis di masa depan.
18 jam yang lalu