Tangshan steel mills face new round of cuts for Jul, Aug

Telah Terbit: Jul 11, 2018 13:46
The scheduled restriction period was updated from Jul 10-31, according to a release on Tuesday Jul 10

SHANGHAI, Jul 11 (SMM) – All steel mills in Tangshan will face a fresh round of production cuts from July 20 to August 31, after Tangshan government released official notice on Wednesday July 11. The scheduled restriction period was updated from July 10-31 released on Tuesday July 10. 

This move is part of the municipal government's effort to improve the city's air quality ranking, which currently ranks last among 74 major Chinese cities.

Aiming to reduce the city's atmospheric concentration of sulphur dioxide, nitrogen dioxide, and carbon monoxide, the new round will last longer than previous cuts and will affect blast furnaces. This compared with Tangshan's previous short-term, frequent cut that targeted sintering machines and shaft furnaces, and affected the supply of raw materials. 

Tangshan's annual pig iron capacity of 139.59 million mt accounts for 10.6% of China's total output, SMM data showed. 

Details of cuts for each district remains unclear but according to market talk, capacity will be cut by 50% for blast furnaces at steel plants in the districts of Guzhi, Fengrun, Fengnan, and Luan and Yutian counties. The cut will also apply to all sintering machines and shaft furnaces at steel mills in the city.

Just one blast furnace each will be allowed to operate at Tangsteel south, north, and at Tangyin Iron & Steel, SMM learned from the market. Blast furnaces in plants other than the above-mentioned areas will have to cut capacity by 30%. 

Coking duration at all coke plants in the city is required to be extended to 33 hours. All steel rolling plants in Tangshan will be suspended during the restriction period. 

Such restrictions do not apply to plants with dry desulphurisation facilities.

Mills currently adopt rotating production schedules for the non-heating season, SMM learned.

From March 16 to November 14, steel enterprises in the main urban area of Tangshan are required to cut production by 15%, and those beyond the area will cut by 10%. This is according to the 2018 non-heating season production plan for the iron and steel industry in Tangshan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
15 jam yang lalu
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
15 jam yang lalu
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
7 Sep 2026 15:43
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Baca Selengkapnya
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek perluasan katoda tembaga 300.000 ton/tahun milik JCC Hongyuan Copper, anak perusahaan Jiangxi Copper Corporation, memasuki tahap pengumuman publik pra-persetujuan penilaian dampak lingkungan pada 4 September, dengan total investasi sekitar 1,416 miliar yuan. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada September 2026 dan selesai pada Desember 2027. Setelah selesai, total kapasitas JCC Hongyuan akan melonjak dari 250.000 ton menjadi 550.000 ton.
7 Sep 2026 15:43
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00
Tangshan steel mills face new round of cuts for Jul, Aug - Shanghai Metals Market (SMM)