Where Will China Copper Rod Industry Go In Face of Rapid Capacity Expansion? SMM Reports

Telah Terbit: Aug 24, 2017 16:31
Copper rod market will remain in oversupply within two years, while demand growth will be steady.

SHANGHAI, Aug. 24 (SMM) – China’s copper rod wire sector makes up half of copper semis sector for its largest overcapacity. But, expansion projects of copper rod account the most in copper semi sector in recent years due to low technology requirements, short production cycle, low investment and high production value.

Newly-commissioned copper rod projects in recent years are mainly produced by large foreign equipment. Copper rod capacity reached 12.85 million tonnes in 2017, including 9.55 million tonnes of capacity using foreign production units and 3.3 million tonnes of capacity using domestic equipment. Copper rod capacity rose 6.2 million tonnes during 2012-2017 with compound annual growth rate at 14%. About 1.2 million tonnes of capacity will be commissioned into operation in 2018.

Trading Sees No Significant Improvement on Firm SHFE 1710 Copper, SMM Reports

Copper rod is mainly divided into two kinds, employing domestic and foreign production technologies, respectively, with foreign technologies mainly US’s SCR and Germany’s SMS SIEMAG process. Most medium and large producers produce by foreign continuous casting and rolling equipment, leading to high production efficiency and high quality of goods. Those producers held operating rate at 73% in 2016. Small producers mainly produce by up-draw process, which had low production efficiency. Many small producers closed down due to weak risk resistance capability, and those producers reported low operating rate at 31.7% in 2016. Moreover, proportion of capacity produced by foreign equipment grew to 74% in 2017 from 2012’s 51.8%, and will keep rising.

Copper rod industry has high industrial concentration, with capacity at top 20 producers accounting for 53%, and capacity in east China occupies 70.9%. However, it should be noted that rod producers are likely to expanded capacities in west China, which had rich copper ore resources, in order to reduce costs.

China’s copper rod sector is facing industrial shuffle. Many producers are suffering losses due to cutthroat competition, and processing fees have dropped to 500-700 yuan per tonne so far. Producers, with low production efficiency, high cost and weak risk resistance capability, are eliminated gradually. However, copper rod market will remain in oversupply within two years, while demand growth will be steady.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pasar Scrap Tembaga Mengalami Lonjakan Harga dan Ketatnya Pasokan pada Juli 2026 di Tengah Tantangan Regulasi
3 jam yang lalu
Pasar Scrap Tembaga Mengalami Lonjakan Harga dan Ketatnya Pasokan pada Juli 2026 di Tengah Tantangan Regulasi
Baca Selengkapnya
Pasar Scrap Tembaga Mengalami Lonjakan Harga dan Ketatnya Pasokan pada Juli 2026 di Tengah Tantangan Regulasi
Pasar Scrap Tembaga Mengalami Lonjakan Harga dan Ketatnya Pasokan pada Juli 2026 di Tengah Tantangan Regulasi
3 jam yang lalu
Nuode Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan 113,33%, Kembali Meraih Laba dengan Laba Bersih Semester I Sebesar 103 Juta Yuan
15 jam yang lalu
Nuode Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan 113,33%, Kembali Meraih Laba dengan Laba Bersih Semester I Sebesar 103 Juta Yuan
Baca Selengkapnya
Nuode Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan 113,33%, Kembali Meraih Laba dengan Laba Bersih Semester I Sebesar 103 Juta Yuan
Nuode Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan 113,33%, Kembali Meraih Laba dengan Laba Bersih Semester I Sebesar 103 Juta Yuan
Nuode (600110) mengungkapkan laporan semesterannya pada 30 Juli. Pendapatan H1 sebesar 6,433 miliar yuan, naik 113,33% YoY; laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan tercatat sebesar 103 juta yuan, dibandingkan dengan rugi sebesar 72,4329 juta yuan pada periode yang sama tahun lalu, menandai pembalikan dari rugi menjadi laba secara tahunan; laba per saham dasar sebesar 0,0598 yuan. Selama periode pelaporan, pola permintaan-penawaran industri tembaga foil baterai litium mengalami pembalikan total: kapasitas kelas bawah yang usang terus keluar dari pasar, peluncuran kapasitas baru di industri melambat, dan dikombinasikan dengan lonjakan permintaan dari baterai daya dan penyimpanan energi, biaya pemrosesan tembaga foil mencapai titik terendah. Dengan memanfaatkan portofolio produk terdiferensiasi dari tembaga foil baterai litium ultra-tipis dan tembaga foil elektronik kelas atas, perusahaan berhasil mencapai pembalikan menjadi laba, dengan profitabilitas keseluruhan meningkat signifikan baik secara kuartalan maupun tahunan.
15 jam yang lalu
Korea Selatan dan Chile Tandatangani MoU untuk Memperdalam Kerja Sama Rantai Pasok Litium dan Tembaga
15 jam yang lalu
Korea Selatan dan Chile Tandatangani MoU untuk Memperdalam Kerja Sama Rantai Pasok Litium dan Tembaga
Baca Selengkapnya
Korea Selatan dan Chile Tandatangani MoU untuk Memperdalam Kerja Sama Rantai Pasok Litium dan Tembaga
Korea Selatan dan Chile Tandatangani MoU untuk Memperdalam Kerja Sama Rantai Pasok Litium dan Tembaga
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dan Presiden Chili Jose Antonio Kast menggelar pertemuan puncak di Santiago, dan pada hari Kamis kedua negara menandatangani lima nota kesepahaman, termasuk dokumen kerja sama sumber daya mineral yang bertujuan memperdalam kerja sama di rantai pasok litium dan tembaga. Lee Jae-myung menyatakan bahwa kedua negara merupakan "mitra alami dan ideal" di bidang mineral penting. Ia menekankan bahwa Chili adalah produsen tembaga terbesar di dunia dan memiliki cadangan litium terbesar di dunia, sementara Korea Selatan memiliki keunggulan terdepan global dalam industri mutakhir seperti semikonduktor dan baterai daya. Perjanjian kerja sama mineral ini mengangkat kerja sama bilateral terkait ke tingkat menteri, dan berencana memperluas kerja sama seluruh rantai industri untuk sumber daya inti seperti litium dan tembaga, yang mencakup berbagi informasi, kerja sama teknologi, serta pertukaran personel.
15 jam yang lalu
Where Will China Copper Rod Industry Go In Face of Rapid Capacity Expansion? SMM Reports - Shanghai Metals Market (SMM)